Dewan Sebut Padat Karya Berdampak Positif

TINJAU: Pihak Disnakertrans Bantul tengah meninjau pengerjaan padat karya di Padukuhan Greges, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, Rabu (11/10/23). (DOK.PRIBADI/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menilai program padat karya memiliki dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya di Padukuhan Greges, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, membangun saluran irigasi pertanian sepanjang 186,48 meter dan tambahan swadaya warga 40 meter.

Anggota DPRD DIY sekaligus Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD DIY Suwardi mengatakan, pelaksanaan padat karya diambil dari dana APBD DIY. Kemudian, di hibahkan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

“Tujuannya untuk percepatan dan pemerataan pembangunan, menampung adanya pengangguran sementara. Serta, dampak positif lainnya adanya pertumbuhan ekonomi dan naiknya nilai tanah di lokasi tersebut,” tuturnya.

Baca juga:  Antisipasi Peningkatan ODGJ, KSSJ Digiatkan

Menurutnya, padat karya dilaksanakan atas usulan masyarakat. Sehingga pihaknya melakukan bottom up atau perencanaan dari bawah ke atas. “Kemudian mereka datang ke kalurahan untuk dibuatkan proposal pengerjaannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Bantul Istirul Widiastuti, S.IP, MPA melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi (PTKPKT) Disnakertrans Bantul Rumiyati sh, M. Hum. mengatakan, selalu memonitoring padat karya. Hal itu dilakukan, untuk memastikan proses pengerjaan berlangsung maksimal.

“Salah satunya pengerjaan di Padukuhan Greges, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek ini sudah mencapai 40 persen dari target. Bahkan warga sekitar juga melakukan pengembangan sepanjang 40 meter, yang dilakukan secara swadaya,” paparnya.

Baca juga:  KPU: Tak Ada Kendala Coklit Di Bantul

Diketahui, selain di Padukuhan Greges, Kalurahan Donotirto Kapanewon Kretek, ada lima lokasi lainnya yang tengah mengerjakan padat karya. Di antaranya Padukuhan Jayan, Kalurahan Canden, Kepanewon Jetis, dan Padukuhan Kadirojo, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul.

Kemudian, di Padukuhan Mulekan II, Kalurahan Tirtosari, Kapanewon Kretek, Padukuhan Kergan, Kalurahan Tirtomulyo, Kapanewon Kretek, dan Padukuhan Jambewangi, Kalurahan Temuwuh, Kapanewon Dlingo.(cr13/sam)