Polresta Yogyakarta Gelar Sispamkota Antisipasi Kericuhan Pemilu 2024

BERTAHAN: Masyarakat saat melakukan simulasi demo untuk mengantisipasi pelaksaan Pemilu 2024 di Halaman Stadion Mandala Krida, Kamis (12/10). (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta mengelar Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) di Halaman Stadion Mandala Krida, Rabu (12/10). Kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi pelaksanaan pemilu 2024 di kota Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Saiful Anwar  mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan penanganan konflik sosial dan menjaga kesiapan dalam pengamanan selama pelaksanaan Pemilu tahun 2024 mendatang.

“Pelatihan ini digelar supaya ada gambaran terkait situasi yang akan kita hadapi, kita antisipasi hingga situasi terburuk,” ujarnya di Halaman Stadion Mandala Krida, Kamis (12/10).

Baca juga:  Sukses Kendalikan Inflasi, Juni 2024 Deflasi Kota Semarang Minus 0,26 Persen

Saiful menambahkan, pelatihan ini dilakukan untuk mencakup berbagai aspek, termasuk manajemen kerumunan, penanganan konflik, pengetahuan tentang hukum pemilu, serta koordinasi antara berbagai lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah.

Sehingga dengan Sispamkota, diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme aparat kepolisian dan instansi terkait dalam menjaga keamanan serta mendukung pelaksanaan pemilu aman dan damai di wilayah Kota Yogyakarta. Selain itu, kegiatan ini juga akan memperkuat sinergi antara berbagai lembaga yang terlibat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Insyaallah tidak ada titik rawan, berkat kerjasama yang baik antara kami, pak Dandim, Walikota, beserta seluruh Forkopimda dan stake holder yang ada sehingga membuat Kota Yogyakarta aman dan nyaman untuk warga masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta,” tegasnya.

Baca juga:  Tiga Parpol di Bantul Mulai Terlihat akan Berkoalisi

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan, kegiatan simulasi tersebut merupakan kolaborasi bersama antara TNI, Polri, Pemkot, KPU dan Bawaslu untuk menciptakan suasana kesiap siagaan Pemilu 2024.

“Ini merupakan satu kesatuan yang kemudian harus kita kolaborasikan juga simulasikan, terkait potensi-potensi yang bisa terjadi dan tentunya sudah dipetakan, untuk membentuk kesiapan kita bersama dalam menjaga ketertiban, keamanan dan kondusivitas pelaksanaan Pemilu 2024,” pungkasnya. (riz/all)