Anak-anak Desa Polosiri Antusias Ikuti Bimbel Bersama Mahasiswa KKN UIN Walisongo

KKN Reguler UIN Walisongo Semarang Angkatan 81 Posko 6
SUASANA: bimbel yang diadakan oleh mahasiswa KKN Reguler UIN Walisongo Semarang Angkatan 81 Posko 6 di di Desa Polosiri Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Anak-anak di Desa Polosiri Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang antusias menyambut kehadiran mahasiswa KKN Reguler UIN Walisongo Semarang Angkatan 81 Posko 6.

Anak-anak sangat menantikan bimbingan belajar (bimbel) yang diadakan oleh mahasiswa. Kegiatan itu pun menjadi kebiasaan rutin yang dilakukan di posko.

Koordinator Desa (Kordes) Posko 6, Farah Aidil Fitri mengungkapkan, bimbel dilaksanakan setiap Senin malam dan Jumat malam pada pukul 18.30-19.30. Bertempat di rumah posko 6, Desa Polosiri.

Bimbel diikuti para siswa sekolah dasar (SD) kelas 1 sampai 5. Mereka dibantu mengerjakan pekerjaan rumah (PR), mengulang materi pelajaran, serta mempelajari mata pelajaran esok hari.

Pada hari pertama les bimbel dilaksanakan, terdapat 9 anak yang mengikuti bimbel. Mereka sangat antusias dalam mengikuti bimbel, menulis aksara Jawa, mempelajari matematika, dan mewarnai gambar.

“Bimbel ini sangat dinantikan oleh anak-anak Desa Polosiri. Ketika kami pertama hadir disini, anak-anak selalu menanyakan les bimbel kapan dibuka. Hal ini merupakan sambutan yang sangat kami harapkan,” kata Farah, belum lama ini.

Ia mengaku terbantu dengan keterlibatan anak-anak. Bimbel ini juga sesuai dengan arahan kepala Desa Polosiri yang mengutamakan pendidikan.

“Harapan kami, kehadiran kami disini meningkatkan prestasi dan pengetahuan anak-anak desa Polosiri sehingga mereka dapat memajukan bangsa,” ucap Farah.

Salah satu anak, Pinky mengaku senang dengan adanya program bimbel ini karena tugas dari sekolahnya menjadi lebih terasa ringan.

“Seneng kalo ada les bimbel, PR-nya jadi enteng. Bisa dikerjakan bareng-bareng sama mbak mbak KKN, sama kalo gak paham jadi paham. Bisa belajar (membuat, Red.) buket jajan juga kayak kemarin,” ujarnya.

Dengan adanya bimbel, posko 6 berharap anak-anak Desa Polosiri menjadi semangat dalam menggali ilmu tanpa mengenal tempat dan waktu. (*/mg4)