Jepara  

Bawaslu Jepara Peroleh Predikat Informatif

SENANG: Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Jepara Khomaru Zaman ketika menerima penghargaan di Solo, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menganugerahi kepada Bawaslu Jepara ihwal keterbukaan informasi publik. Sehingga, penghargaan itu diperoleh dengan predikat ‘informatif’, di Solo, Kamis (26/20).

Predikat itu diberikan setelah Bawaslu RI melakukan monitoring dan evaluasi dari 35 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Bawaslu pusat, memiliki standar penilaian sendiri terhadap Bawaslu Kabupaten/Kota.

Adapun, rinciannya Informatif (87,5-100) Menuju Informatif (75-87,4). Cukup Informatif (60-74,9), Kurang Informatif (40-59,9) dan Tidak Informatif (< 39,9). Sedang Jepara sendiri, peroleh skor tertinggi.

Atas penghargaan tersebut, Ketua Bawaslu Jepara, Sujiantoko mengaku bersyukur. Namun, ia tetap berkomitmen akan memberikan pelayanan terbaik untuk publik. Bawaslu Jepara senantiasa terbuka kepada masyarakat terkait informasi kepemiluan.

Baca juga:  Guz Haiz Minta Pemerintah Atur Regulasi untuk E-commerce Baru

Dengan keterbukaan informasi diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Demokrasi. Hal ini bertujuan agar tahapan pemilu berkualitas, berintegritas dan bermartabat.

Pihaknya, menghaturkan apresiasi kepada Tim PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) dan seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Jepara. Sebab telah berkerja sepenuh hati berikan pelayanan publik secara maksimal.

“Dengan Bawaslu terbuka Pemilu terpercaya, Bawaslu Jepara dengan sepenuh hati memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Terimakasih kepada tim dan segenap pihak yang mensupport,” papar Sujiantoko kepada Joglo Jateng, Mimggu (29/10/23).

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Jepara Khomaru Zaman mengaku turut berbahagia atas raihan prestasi Bawaslu Jepara. Bagi dia, memberikan akses yang cukup dan mudah bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang diperlukan.

Baca juga:  Jelang Pilkada, Gus Haiz Imbau Masyarakat Bijak dalam Bersosmed

Hal itu bertujuan agar masyarakat dapat ikut serta dalam melakukan pengawasan partisipatif dalam Pemilu. “Selain itu keterbukaan public agar masyarakat turut andil dalam pengambilan kebijakan dan mengambil keputusan yang tepat. Alhamdulillah, kami berbahagia,” pungkas Komar. (cr2/fat)