Giwangan Jadi KRPPA Pertama Di Kota Yogyakarta

BAHAGIA: Ibu-ibu warga Kalurahan Giwangan saat menjalani kegiatan membatik bersama di Giwangan Kota Yogyakarta, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) meresmikan Kalurahan Giwangan sebagai Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) pertama di Kota Yogyakarta. Hal itu dikarenakan terpenuhiannya hak-hak perempuan dan anak, agar tidak ada lagi segala bentuk kekerasan dan ketimpangan yang terjadi.

Perwakilan Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA Agus Irianto menyatakan, apresiasinya kepada Kota Yogyakarta, lantaran salah satu kelurahannya telah memenuhi indikator KRPPA. Dengan harapan setelahnya dapat diikuti oleh kelurahan juga daerah lainnya.

Ia berharap, nantinya berbagai isu yang melingkupi perempuan dan anak bisa terurai, dengan keterlibatan mereka secara langsung untuk benar-benar merencanakan apa saja yang dapat mendukung pemenuhan serta perlindungan hak perempuan dan anak.

Baca juga:  Pastikan Kendaraan Laik, Dishub Kota Yogyakarta Gelar Operasi

“Kelurahan harus mengintegrasikan perspektif gender dan ramah anak di setiap tata kelola pemerintahan dan pembangunan, serta memastikan pembangunan tersebut dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, dengan melibatkan perempuan dan anak secara utuh dalam pembangunan KRPPA,” ujarnya belum lama ini.

Sejalan dengan itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan, setelah diresmikannya KRPPA di Kalurahan Giwangan nantinya harus dilakukan penyusunan rencana aksi yang terukur, agar perempuan dan anak benar-benar mendapatkan hak dan perlindungannya.

“Sekitar 65 persen penduduk Indonesia adalah perempuan, inilah kenapa keterwakilan dan kontribusinya sangat penting untuk pembangunan, begitu juga dengan anak-anak yang harus terus kita dampingi agar di tahun 2045 bisa menjadi generasi emas penerus perjuangan,” terangnya.

Baca juga:  Bantul Turut Aktif Wujudkan Generasi Emas 2045

Singgih menambahkan, dengan KRPPA itu diharapkan mampu mendorong keterpenuhiannya dan terlindunginya hak-hak perempuan dan anak, agar tidak ada lagi segala bentuk kekerasan juga ketimpangan yang terjadi.

“Seperti halnya komitmen KRPPA mari kita bersama-sama untuk mewujudkan kelurahan di Kota Yogya yang mampu memberikan kesejahteraan sosial, menciptakan partisipasi aktif, serta melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya. (ara/all)