Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Peringatan Hari Santri Pertama di TPQ Nailul Huda

SUASANA: Upacara peringatan Hari Santri di TPQ Nailul Huda, Dusun Secang, Desa Samban, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (22/10/2023). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo berinisiatif untuk menyelenggarakan peringatan Hari Santri di TPQ Nailul Huda, Dusun Secang, Desa Samban, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang untuk pertama kalinya.

Acara ini berlangsung pada Minggu (22/10/2023), diisi dengan upacara resmi, lomba kaligrafi, lomba azan, dan memeperagakan salat. Selain itu, para santri TPQ Nailul Huda juga menampilkan hadroh.

Iduladha

Semua acara tersebut dirancang dengan tujuan untuk memberikan panduan dan pemahaman kepada pengurus dan santri dalam memperingati Hari Santri.

Pengasuh TPQ Nailul Huda, Jarwito mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah memulai inisiatif ini.

“Kami berharap bahwa ini akan menjadi pembelajaran berharga bagi kami, sehingga kami dapat melaksanakannya sendiri di tahun-tahun berikutnya. Selain itu, kami berharap perlombaan ini dapat memberikan semangat kepada anak-anak dalam meningkatkan kecintaan mereka terhadap ilmu agama,” ucapnya.

Sementara itu, Kordinator Mahasiswa KKN Reguler 81 UIN Walisongo Posko 7 di Desa Samban, Muhammad Dicky Nur Fuadzi  menegaskan bahwa tujuan peringatan HSN di TPQ Nailul Huda bukan hanya sebagai acara seremonial semata.

“Tetapi juga sebagai bekal bagi pengurus dan santri agar mereka memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai penyelenggaraan peringatan Hari Santri, sehingga mereka bisa melaksanakannya secara mandiri di tahun-tahun berikutnya,” ujar Dicky.

Dengan inisiatif dari mahasiswa KKN UIN Walisongo, TPQ Nailul Huda dan masyarakat Desa Samban kini memiliki dasar untuk merayakan HSN di masa-masa yang akan datang, memperkaya tradisi keagamaan mereka, dan memotivasi generasi muda dalam meningkatkan kecintaan mereka terhadap agama. (*/mg4)

DPRD Batang