Figur  

Tampil di Ajang Menyanyi TV Nasional

Margareta Bela Ayu
Margareta Bela Ayu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEORANG mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional (HI) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Margareta Bela Ayu (20) berhasil meraih juara ke-4 dalam ajang kompetisi menyanyi dangdut di salah satu televisi nasional. Yaitu Kontes Dangdut Indonesia atau biasa disebut KDI.

Awalnya, ia mendaftar kompetisi menyanyi Rising Star yang tayang di RCTI+. Margareta pun menunggu waktu untuk dipanggil ke Ibu Kota, namun hingga acara itu tayang ia tidak mendapat pemberitahuan apa pun.

“Terus saya mikirnya gak lolos. Di tahun yang sama saya langsung dihubungi dari pihak MNC TV untuk mengikuti KDI dan langsung audisi by WA (WhatsApp, Red.) yang itu masih (pandemi, Red.) corona,” ucapnya saat dihubungi Joglo Jateng, Senin (30/10/23).

Lebih lanjut, ia menambahkan, proses audisi KDI dinilai sangat mudah dan tidak ribet. Hal itu lantaran, persyaratan untuk lolos audisi hanya cukup memberikan bukti telah vaksin ketiga.

Baca juga:  Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Meraih Mimpi

“Setelah itu saya langsung berangkat dan biaya dari sana (MNC TV, Red.) semua. Mulai dari transport sampai penginapan,” terang gadis asal Kecamatan Genuk, Kota Semarang tersebut.

Perempuan yang saat ini duduk di semester 5 itu mengaku memiliki ketertarikan di bidang seni tarik suara sejak kecil. Ketika sang ibu melihat potensi anaknya, Margareta langsung diikutkan  les menyanyi.

“Reaksi ortu setelah lolos KDI itu seneng dan kaget. Soalnya saya dulu pernah ikut Lida (Liga Dangdut Indonesia, Red.) di Indosiar tapi cuman (bertahan di, Red.) 56 besar. Dan hanya 2 kali tampil di TV. Apalagi saya kirim video audisi gak bilang-bilang karena iseng tapi malah lolos KDI,” ujarnya.

Baca juga:  Tekun Pelajari Bahasa Jepang, Bercita-cita Tinggal di Sana

Selama mengikuti kontes menyanyi di KDI, dirinya sempat merasa tidak percaya diri lantaran takut tidak ada yang mendukungnya. Karena untuk melaju tahap demi tahap di kompetisi ini, ia membutuhkan voting melalui SMS dari penonton.

“Untungnya ada teman-teman dari Unwahas membantu vote, support dan teman-teman cari dana juga. Sempat insecure karena yang ikut se-Indonesia jadi takut kalah dari SMS-nya. Paling penting itu,” ungkapnya.

Selama menjalani kompetisi ini, Margareta mengaku rindu dengan kedua orang tua dan teman terdekatnya. Di samping itu, ia juga bersyukur karena bisa mengenal kontestan lain dari berbagai daerah, hingga berkesempatan bertemu langsung dengan artis papan atas. Seperti Chakra Khan, Ayu Ting Ting, Iis Dahlia, Ivan Gunawan, Denny Caknan, hingga Bunda Elfi yang saat itu menjadi juri KDI.

Baca juga:  Dorong Anak ‘Nakal’ Punya Masa Depan

Salah satu lagu yang membuat Margareta lolos finalis adalah ‘Acuh Tak Acuh’. Dirinya juga sempat berduet dengan penyanyi Chakra Khan dengan membawakan lagu ‘Kekasih Bayangan’.

“Perasaan waktu duet seneng karena susah buat duet sama artis,” katanya.

Sebelum mengikuti KDI, Margareta juga telah meraih prestasi lainnya yang membanggakan pada 2022 lalu. Di antaranya Juara 1 Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah dan Juara 2 Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) di Malang.

Kedepan, ia ingin mengasah kemampuan menyanyi lebih baik, membanggakan kedua orang tua serta teman-temannya di Unwahas. Margareta berencana akan mengikuti kompetisi nasional lainnya, sebagai jalan untuk menjadi penyanyi terkenal.

“Jika ada audisi nyanyi lagi saya ingin mencoba daftar lagi. Tentu audisi dangdut yang ada di Indosiar,” tuturnya. (cr7/mg4)