Kemenhan Prabowo Perbaiki 26 Rumah Sakit Lingkungan Pertahanan dan TNI

Menhan Prabowo Subianto (depan mimbar) saat berdoa dalam peresmian RS tingkat III Salak Dr. Sadjiman di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2023). (ANTARA/JOGLO JATENG)

BOGOR, Joglo Jateng – Kementerian Pertahanan RU memperbaiki 26 rumah sakit (RS) di lingkungan pertahanan dan TNI secara nasional dalam memberikan pelayanan kesehatan yang unggul kepada prajurit dan masyarakat hingga akhir tahun 2023.

“Akhir tahun ini, kita akan meresmikan 26 perbaikan dan pembangunan RS di lingkungan pertahanan dan TNI. Tahun depan, kita juga akan tambah lagi 20 RS,” kata Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat meresmikan rumah sakit tingkat III Salak Dr. Sadjiman di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Prabowo Subianto mengatakan, salah satu konteks penting dalam penyelenggaraan pertahanan negara yang kuat adalah tersedianya fasilitas kesehatan yang unggul dan memadai untuk TNI dan masyarakat umum.

Baca juga:  Pemprov Jateng Raih 4 Kategori Anugerah Adinata Syariah 2024

“Salah satu konteks penting dalam penyelenggaraan pertahanan negara adalah kesiapan fasilitas kesehatan yang memadai,” ungkap Prabowo.

Menurut Menhan, fasilitas kesehatan yang memadai dan peralatan medis yang berkualitas adalah elemen krusial untuk memastikan prajurit TNI serta masyarakat dapat menjalankan tugas-tugas pertahanan negara secara optimal.

Prabowo mengingatkan bagaimana kesiapan fasilitas kesehatan juga menjadi unsur penting saat negara menghadapi ancaman, seperti pandemi COVID-19.

Dalam mengantisipasi ancaman serupa di masa depan, terangnya, Kementerian Pertahanan RI  terus berupaya untuk menyiapkan pembangunan dan perbaikan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

Baca juga:  Menteri ATR/BPN Deklarasikan Empat Wilayah di Provinsi Bali sebagai Kabupaten Lengkap

Selain itu, Kemenhan RI juga telah menyiapkan sumber daya manusia pertahanan sebagai upaya penanggulangan ancaman biologis seperti pandemi. Melalui Universitas Pertahanan, Prabowo menginstruksikan pendirian S-1 fakultas kedokteran dan farmasi militer.

“Di Universitas Pertahanan, kita sekarang sudah punya fakultas kedokteran yang akan menghasilkan dokter-dokter yang unggul. Kita juga sudah punya fakultas farmasi dan sebentar lagi, Insyaallah di bulan Desember 2023, kita akan meresmikan RS  pertahanan terbesar di Asia Tenggara. Kita akan terus bangun kesiapan di bidang kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia,” terangnya.