Jepara  

Tujuh Lokasi Rawan Kecelakaan

LALU LINTAS: Tampak Tukang Parkir mengatur jalan di Pasar Ratu Jepara, belum lama ini. (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Jelang musim penghujan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara mewanti-wanti kepada pengendara untuk waspada dan berhati-hati. Kewaspadaan itu, setidaknya terdapat pada tujuh lokasi rawan laka.

Ketujuh lokasi tersebut, menurut Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas dari Dishub Jepara, Albert menyampaikan, sering mengakibatkan laka. Sehingga dinilai perlu bagi pengendara untuk menyiapkan kendaraan semaksimal mungkin.

Pertama, dimulai dari Jl. Sultan Hadlirin Jepara Desa Ngabul 01/01 Kecamatan Tahunan, menjadikan satu orang sebagai korban meninggal dunia. Kedua, Jl. Sultan Hadlirin Jepara (Penggergajian Kayu) Desa Langon Kecamatan Tahunan, sudah ada satu korban luka ringan.

Baca juga:  Gus Haiz Dorong Peningkatan PAD di Sektor Pariwisata

Ketiga, Jalan Sultan Hadlirin Jepara Desa Langon 10/05 Kecamatan Tahunan, satu meninggal dunia dan satu luka ringan. Selanjutnya, Jalan Sultan Hadlirin Jepara Desa Langon 07/04, ada satu korban luka ringan.

Kelima, Jl. Sultan Hadlirin Jepara (Praktek Dokter Farid) Desa Langon Kecamatan Tahunan, sebabkan satu orang meninggal dunia. Keenam, Jl. Sultan Hadlirin Jepara (sekitar Perempatan Langon) Desa Langon Kecamatan Tahunan, mengakibatkan satu korban mengalami kecelakaan dengan kondisi luka ringan.

Terakhir, Jalan Umum Jurusan Desa Langon menuju Desa Sukosono, atau lebih tepatnya di depan Pasar Langon masuk wilayah Desa Langon Kecamatan Tahunan. Di sana menyebabkan kecelakaan, satu orang luka ringan.

Baca juga:  Program TMMD Sukses, Pj Bupati Jepara Harap Pembangunan Berdampak Besar bagi Masyarakat

Berangkat dari ketujuh lokasi rawan laka itu, Albert mengimbau kepada para pengendara untuk selalu waspada dan berhati-hati. Mulai dari pengecekkan kendaraan, memakai alat pelindung yang lengkap, serta berkendara dalam kondisi prima.

“Yang namanya takdir siapa yang tahu, namun setidaknya tetap berwaspada. Minimal, menumbuhkan kesadaran bagi pengendara kendaraan bermotor untuk saling menghormati sesama pengguna jalan dan menaati rambu-rambu lalu lintas,” pungkas Albert kepada Joglo Jateng. (cr2/fat)