Sosialisasikan PHBS, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajari Siswa SD Cuci Tangan Diiringi Lagu

Mahasiswa KKN Reguler 81 Posko 2 UIN Walisongo Semarang
CERIA: Siswa SD N 1 Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang tengah diajari cara mencuci tangan oleh Mahasiswa KKN Reguler 81 Posko 2 UIN Walisongo Semarang, Sabtu (4/11/2023). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada anak-anak, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 81 Posko 2 UIN Walisongo Semarang mengajari siswa untuk cuci tangan dengan diiringi lagu.

Kegiatan tersebut berlangsung di SD N 1 Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (4/11/2023).

Ketua KKN Posko 2, Bayu Adhel Pradana mengatakan, salah satu pola hidup sehat yang harus dibiasakan ialah cuci tangan. Menurutnya, cuci tangan ialah tindakan sederhana, tetapi anak-anak masih sering melupakan hal tersebut.

“Sasaran sosialisasi kita adalah anak-anak SD yang masih minim pengetahuan dan kesadaran akan kesehatan. Jadi kita mulai dari yang mudah dahulu seperti cuci tangan yang baik dan benar,” ucapnya.

Ia menjelaskan, ada tujuh langkah mencuci tangan yang baik dan benar menurut World Health Organization (WHO). Pertama, basahi tangan dan tuangkan atau oleskan sabun di telapan tangan.

Kedua, tangkupkan kedua telapak tangan dan gosokkan produk sabun yang telah dituangkan. Ketiga, letakkan telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari yang terjalin dan ulangi untuk sebaliknya.

Keempat, letakkan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri dengan jari saling terkait. Kelima, tangan kanan dan kiri saling menggenggam dan jari bertautan agar sabun mengenai kuku dan pangkal jari.

Keenam, gosok ibu jari kiri dengan menggunakan tangan kanan dan sebaliknya. Ketujuh, gosokkan jari-jari tangan kanan yang tergenggam di telapak tangan kiri dan sebaliknya.

Tujuh langkah tersebut dikemas mahasiswa KKN UIN Walisongo menjadi lagu yang mudah diingat anak-anak.

“Tujuan dari lagu tersebut ialah agar anak-anak mudah mengingat dan tidak bosan dalam memahami materi yang kami jelaskan,” ujarnya.

Kepala Sekolah SD N 1 Asinan, Sri Rahayu menyambut baik sosialisasi cuci tangan yang digagas mahasiswa KKN UIN Walisongo.

“Kami senang kedatangan mahasiswa KKN UIN Walisongo. Para siswa juga terlihat antusias dalam menyimak materi hingga menyanyi. Kami ucapkan terima kasih banyak karena mahasiswa KKN sudah bersedia untuk berbagi ilmu tentang cara cuci tangan sesuai pedoman WHO dengan menarik,” ucapnya.

Setelah kegiatan ini, ia berharap siswa SD N 1 Asinan dapat mempraktikkan cuci tangan dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. (*/mg4)