Mudahkan Masyarakat, Gencarkan Aktivasi IKD

ANTUSIAS: Sejumlah siswa SMK Muhammadiyah Imogiri antusias melakukan aktivitas IKD melalui handphone, Senin (6/11/23). (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul melakukan layanan perekaman KTP elektronik atau KTP-el di sekolah. Serta memberikan pedoman aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang dinilai penting bagi masyarakat.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan, aktivasi IKD mampu membawa Bantul untuk mewujudkan Smart City. Dengan demikian, pihaknya mengajak kepada jajaran seluruh masyarakat untuk mengaktifkan IKD di Disdukcapil Bantul.

“Saya mengimbau kepada jajaran ASN, siswa dan seluruh masyarakat untuk mengaktifkan IKD. Dengan KTP digital itu, mari kita sukseskan bersama Bantul Smart City dan Kota Cerdas,” ujarnya.

Baca juga:  28 Armada BRT Trans Semarang Kelebihan Emisi, Dishub Beri Ultimatum Perbaikan!

Selain itu, Pemkab Bantul juga mengapresiasi program Dukcapil Goes To School dengan kolaborasi yg baik. Antara Dukcapil dengan jajaran Balai Dikmen Bantul, Kemenag Bantul serta SMA, SMK, MA.

“Kami mengapresiasi atas keberhasilan rekam KTP-el pemula yang dilakukan Disdukcapil Bantul. Karena sangat mendukung keberhasilan pembangunan nasional,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, program ini dilakukan lantaran lebih efisien, mudah, cepat, dibanding anak didik datang untuk mengurus ke Disdukcapil. Sekaligus, gratis tidak dipungut biaya apapun.

Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi Nugroho.

“Dukcapil Goes To School ini digencarkan dengan tujuan mewujudkan tertib administrasi kependudukan (Adminduk) di sekolah, terutama dalam perekaman KTP-el,” ucapnya.

Baca juga:  PPDB SLB Negeri di Jateng Dibuka Hari ini

Sedangkan, Pranata Komputer Bidang Pengelolaan Informasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Bantul Candra Aditama menyampaikan, melakukan pemanduan terhadap siswa dalam aktivitas IKD.

“Manfaat aktivasi IKD atau KTP versi digital ini untuk mempermudah masyarakat melakukan urusan tertentu yang butuh bukti. Karena bisa diakses di handphone serta memiliki keamanan yang mumpuni. Maka dari itu, kami melakukan panduan dalam aktivasinya,” paparnya.

Terpisah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah Imogiri, Muhammad Muliya Al Amien mengaku terbantu, dengan program yang dilakukan Disdukcapil Bantul. Sehingga siswa-siswi yang sebelumnya bingung mau mengurus KTP bisa terfasilitasi.

Baca juga:  Di WWF Bali 2024, Pemprov Jateng Teken Kerja Sama Dengan UNESCO-IHE Institute for Water Education

“Kami sangat senang dengan pelayanan semacam ini. Memberikan kemudahan bagi siswa-siswi yang selama ini bingung bagaimana cara mengurus KTP menjadi terfasilitasi. Bahkan untuk aktivitas IKD,” terangnya.

Kemudian, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Disdukcapil Bantul sejak tiga tahun lalu. Bahkan, menargetkan untuk setiap guru, karyawan dan siswa-siswi yang telah memiliki KTP melakukan aktivasi IKD. “Sehingga menurut kami, program ini sangat membantu,” pungkasnya.(cr13/sam)