DPRD Sleman Perkuat Upaya Cegah Peredaran Narkoba

Ketua Pansus I, Arif Priyo Susanto
Ketua Pansus I, Arif Priyo Susanto. (ADIT BAMBANG SETYAWAN/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sleman melalui Panitia Khusus (Pansus) I melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkoba (P4GN & PN). Hal itu dilakukan sebagai upaya memperkuat pemerintah kabupaten (Pemkab) dalam pencegahan peredaran Narkoba di Sleman.

Ketua Pansus I, Arif Priyo Susanto mengatakan, Raperda P4GN yang sedang dibahas saat ini dapat menjadi rencana aksi daerah yang dilakukan oleh pemkab untuk mencegah penyalahgunaan peredaran narkoba di wilayah Sleman. “Artinya peran Pemkab Sleman dalam Perda itu lebih kepada pencegahan, karena soal penindakan dan pemberantasan ada pada penegak hukum,” terangnya kepada Joglo Jogja, Selasa (7/11).

Baca juga:  Akademisi Sebut Jogja Darurat Sampah

Ia menambahkan, pencegahan yang dimaksud adalah segala upaya, usaha atau tindakan yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab. Hal itu, bertujuan meniadakan atau menghalangi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, kehadiran Perda P4GN & PN itu, nantinya diharapkan dapat memperkuat fungsi organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih tegas dalam menerapkan program pencegahan Narkoba. Sebelumnya, terkait dengan kegiatan P4GN masing-masing OPD hanya berpegangan pada Peraturan Bupati.

“Dengan Perda P4GN nantinya masing-masing OPD bisa lebih kuat dan tegas memasukkan program pencegahan karena sudah ada rambu-rambunya. Harapannya, semua OPD ikut terlibat melakukan program pencegahan, fokus dan punya arahan yang jelas,” tegasnya.

Lebih lanjut Arif menuturkan, ke depan, masing-masing OPD bisa bergerak bersama menjalankan program P4GN sesuai arah dan tujuan yang jelas. Misalnya, saat Dinas Sosial (Dinsos) melakukan kegiatan di masyarakat yang rentan dan rawan sosial bisa dilaksanakan juga program P4GN, atau Dinas Pendidikan bisa melakukan kegiatan P4GN di sekolah-sekolah.

Baca juga:  Konvoi Pelat Merah Awali Rangkaian HUT Pemkot ke-77

“Untuk mengantisipasi peredaran narkotika di kalangan anak-anak muda, Dinas Pemuda dan Olahraga juga memasukkan program P4GN kepada komunitas pemuda. Bisa juga misalnya Bidang Kesra yang fokus melakukan pembinaan umat beragama juga bisa memasukkan kegiatan P4GN. Jadi ikut fokus melakukan pencegahan peredaran narkoba,” pintanya.

Politikus Partai Gerindra ini menambahkan, Raperda inisiatif DPRD itu memuat sebanyak 33 pasal yang utamanya fokus pada rencana aksi daerah. Ditargetkan, raperda tersebut dapat rampung dibahas hingga pertengahan November 2023 ini.

“Saat ini, pembahasan Raperda P4GN masuk tahap konsultasi dengan Kemenkum HAM terkait dengan bahasa hukum dalam perda tersebut. Harapannya pertengahan November ini selesai karena fokus pembahasan raperda hanya pada masalah pencegahan,” akunya.

Baca juga:  Pencurian Motor di Pantai Cangkring Sulit Dilacak, Polisi: "Sangat Dibutuhkan CCTV"

Adanya Perda baru itu, diharapkan dapat menurunkan kasus peredaran narkoba di Sleman. Hal itu lantaran banyak pihak yang terlibat melakukan upaya pencegahan. Pasalnya, rencana aksi dalam Perda P4GN akan diterapkan hingga tingkat kapanewon dan kalurahan.

“Dari sisi anggaran, kegiatan P4GN juga bisa menggunakan APBD maupun APBN. Kami berharap keterlibatan masyarakat untuk ikut terlibat dalam pembahasan Raperda ini. Kami butuh masukan masyarakat untuk menyempurnakan Raperda ini.” demikian kata dia. (bam/bid)