Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tanamkan Filosofi ‘Jas Merah’ melalui Nobar Film Sang Kiai

EDUKASI: Anak-anak RW 3 Dusun Krajan, Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang tengah mengikuti kegiatan nobar film Sang Kiai, Sabtu (21/10/2023). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sebagai langkah menanamkan pesan yang diucapkan oleh Proklamator Bangsa Indonesia, Ir Soekarno, yakni ‘Jas Merah’ (jangan sekali-kali melupakan sejarah), mahasiswa KKN Reguler 81 UIN Walisongo Semarang Posko 9 menggelar nonton bareng (nobar) film sejarah.

Kegiatan ini diikuti anak-anak di RW 3 Dusun Krajan, Desa Lemahireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (21/10/2023).

Film Sang Kiai dipilih untuk ditayangkan, bertepatan dengan momentum Hari Santri yang dulunya diangkat dari resolusi jihad oleh para kiai yang dipimpin oleh KH. Hasyim Asy’ari.

Nobar yang berlangsung di TPQ Al-Ikhsan ini dimulai setelah salat asar, dan diikuti antusias oleh anak-anak.

Koordinator Desa Posko 9 KKN Reguler 81 UIN Walisongo, M Hisyam mengungkapkan, acara ini bertujuan memberikan hiburan dan edukasi sejarah tentang pedihnya perjuangan melawan para penjajah, agar anak-anak giat dalam belajar dan mengejar cita-citanya.

“Sebelumnya kami juga sudah observasi bagaimana anak-anak zaman sekarang yang lebih mengenal karakter dalam game daripada pahlawan-pahlawan bangsa. Untuk itu kami adakan acara nobar untuk kilas balik perjuangan para pahlawan kemerdekaan dulu,” terangnya.

Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak merasa bahwa ternyata dulu pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan harus mengorbankan darah, bahkan kehilangan nyawa dan keluarganya.

Setelah penayangan film, anak-anak mendapat pengalaman bersejarah dalam perjuangan melawan penjajahan Jepang oleh para kiai dan santri.

Oscar, salah satu dari anak-anak yang ikut menonton film mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.

“Filmnya bagus banget, acaranya seru, dan saya senang bisa nobar dengan teman-teman,” ungkapnya. (*/mg4)