RSUD Dr. Moewardi Luncurkan Sipus Imoet & Jurnal IBEHS

RESMI: Direktur RSUD Dr. Moewardi, Dr. dr. Cahyono Hadi, Sp.OG. (kedua dari kiri) saat melaunching Inovasi Sipus Imoet di Ruang Sekar Jagad RSUD Dr. Moewardi, Senin (13/11). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SURAKARTA, Joglo Jateng – Sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2023, RSUD Dr. Moewardi meluncurkan dua inovasi baru berbau literasi. Inovasi tersebut yakni Sistem Perpustakaan Digital Moewardi Terpadu (Sipus Imoet) dan media publikasi ilmiah bernama Jurnal Indonesia Basic and Experimental Health Sciences (IBEHS).

Inovasi tersebut diluncurkan lantaran pendidikan dan kesehatan merupakan dua hal penting yang masuk dalam prioritas pembangunan nasional. Di samping itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan dan kedokteran tidak lepas dari peran penting penelitian ilmiah.

Peluncuran inovasi dari Bagian Pendidikan dan Penelitian RSUD Dr. Moewardi ini turut dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, RSUD/RSJD Provinsi Jawa Tengah, Universitas dan Perguruan Tinggi yang memiliki kerjasama pendidikan dengan RSUD Dr. Moewardi. Dalam acara itu, Direktur RSUD Dr. Moewardi, Dr. dr. Cahyono Hadi, Sp.OG., meresmikannya secara langsung di Ruang Sekar Jagad RSUD Dr. Moewardi, Senin (13/11).

Direktur RSUD Dr. Moewardi, Dr. dr. Cahyono Hadi, Sp.OG mengatakan, inovasi Sipus Imoet mencakup perpustakaan digital, e-Library, dan titik baca. Titik baca tersebut memfasilitasi para pengunjung serta Civitas Hospitalia RSUD Dr. Moewardi untuk mengakses bahan bacaan dalam radius 200 meter.

“Saat ini, kami menyediakan dua titik baca, yang pertama ada di Gedung Wijaya Kusuma Lantai 1, ini untuk memfasilitasi pasien ataupun keluarga pasien. Kemudian yang kedua ada di Gedung Flamboyan Lantai 11 untuk memfasilitasi peserta didik ataupun peserta pelatihan di RSUD Dr. Moewardi,” terangnya.

Ia berharap, lahirnya Sipus Imoet mampu meningkatkan pengetahuan pasien, penunggu pasien, peserta didik, dan Civitas Hospitalia RSUD Dr. Moewardi mengenai kesehatan. “Dengan Sipus Imoet ini, semoga literasi minat membaca meningkat dan harapannya juga dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Dr. Moewardi,” imbuhnya.

Tak hanya Sipus Imoet, RSUD Dr. Moewardi juga meluncurkan Jurnal IBEHS yang dapat digunakan untuk penerbitan dan publikasi jurnal secara online. Tujuan adanya IBEHS itu sebagai upaya meningkatkan ilmu pengetahuan serta berbagi ilmu di lingkungan RSUD milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maupun di seluruh Indonesia dan mancanegara.

Menurut Cahyono, publikasi jurnal ilmiah Indonesia telah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, jumlah publikasi jurnal ilmiah Indonesia masih terbilang rendah dibanding negara lainnya.

“Dalam kancah internasional, Indonesia memiliki jumlah publikasi yang terbilang rendah jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, Jepang, China, dan Amerika Serikat,” jelasnya.

Sehingga, dengan adanya Jurnal IBEHS tersebut, menjadi upaya RSUD Dr. Moewardi untuk berkontribusi nyata dalam meningkatkan publikasi ilmiah di Indonesia. Selain diharapkan mampu meningkatkan reputasi dan eksistensi penelitian di RSUD Dr. Moewardi, Cahyono berharap Jurnal IBEHS juga dapat menjadi bukti rekam jejak akademisi dari seluruh Civitas Hospitalia RSUD Dr. Moewardi.

“Sehingga, kehadiran Jurnal IBEHS ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, ilmu pengetahuan dan portofolio Civitas Hospitalia RSUD Dr. Moewardi,” pungkasnya. (bam/all)