Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Aksi Tanam Pohon Bersama untuk Pelestarian Lingkungan

KONTRIBUSI: Penyerahan bibit pohon dari mahasiswa KKN Reguler 81 UIN Walisongo Semarang Posko 5 kepada Kepala Desa Kandangan, Paryanto, Senin (13/11). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Mahasiswa KKN Reguler 81 UIN Walisongo Semarang Posko 5 mengadakan kegiatan menanam pohon bersama perangkat Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada Senin (13/11).

Koordinator KKN Posko 5, M. Arya Sahula mengungkapkan, kegiatan dengan tema ‘Ayo Hijaukan Bumi Kita’ ini merupakan salah satu bentuk kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran lingkungan nasyarakat dan memberikan kontribusi yang nyata dalam menjaga keberlanjutan bumi kita. Melalui kegiatan menanam pohon ini, kami berharap dapat menciptakan ekosistem yang seimbang,” ungkapnya.

Arya mengungkapkan, pihaknya memberikan 100 bibit pohon untuk desa ini dengan rincian 15 bibit ditanam di balai desa dan sisanya akan dibagikan ke setiap dusun di Desa Kandangan.

Ia berharap, aksi ini diharapkan tak hanya memberikan dampak positif secara ekologis. Namun juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian lingkungan untuk generasi masa depan.

Dengan semangat gotong royong, mahasiswa KKN bersama perangkat desa menanam berbagai jenis pohon di area Balai Desa Kandangan. Kegiatan tersebut tak hanya bertujuan untuk penghijauan, namun juga sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Selain menanam pohon, dalam kegiatan ini juga ada penyuluhan mengenai pentingnya menjaga lingkungan, peran pohon dalam ekosistem, dan upaya pelestarian alam.

Hal tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih luas dan mendalam kepada masyarakat desa, khususnya di Kandangan.

Kepala Desa Kandangan, Paryanto menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif para mahasiswa.

“Kami sangat mendukung secara positif kegiatan menanam pohon ini, sehingga lingkungan kita menjadi lebih asri dan sejuk. Selain itu hal ini juga memberikan edukasi lingkungan terhadap generasi muda dan masyarakat desa,” ujarnya. (*/mg4)