Pembangunan Jalan D.I. Panjaitan Selesai 100 Persen

PANTAU: Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat meninjau salah satu proyek pengerjaan jalan di Pemalang, beberapa waktu lalu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menyatakan bahwa pembangunan jalan D.I. Panjaitan telah selesai 100 persen. Hal itu diungkapkan Bupati Pemalang Mansur Hidayat usai meninjau progres pembangunan jalan tersebut, Kamis (16/11/23).

“Saya sudah meninjau proyek jalan D.I. Panjaitan. Alhamdulillah sudah selesai 100 persen dan kita cor karena fondasinya labil, sehingga lebih bagus pakai rigit beton,” kata Bupati, Kamis (16/11/23).

Rencananya, proyek ruas jalan tersebut akan dilanjutkan pada tahun selanjutnya. Dalam hal ini, pada 2024 rencananya akan dilanjutkan terkait perpanjangannya, sedangkan pada 2025 akan ditata keindahan serta arsitekturnya.

Baca juga:  Tanamkan Moderasi Beragama di Lingkup Pejabat

“Karena proyek jalan D.I. Panjaitan tahun ini, kita hanya fokus pada struktur jalannya saja. Dan alhamdulillah sudah selesai pengerjaannya,” jelasnya.

Menyinggung soal kemantapan jalan di Kabupaten Pemalang, Bupati menyebutkan capaiannya sekarang 58 persen untuk 2023, tetapi di tempat lain ada kerusakan sekitar 6 persen, sehingga untuk 2023 ada kenaikan jalan sekitar 4 persen. Tahun depan, pihaknya masih akan fokus pada infrastruktur jalan di samping program-program lain.

“Untuk beton sudah cukup kuat, beban maksimal sudah kuat. Karena mediannya dibongkar, maka rencana ke depan tidak menggunakan median di tengah, nantinya akan memakai garis saja di tengah,” jelasnya

Baca juga:  DPRD Pemalang Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

Adapun terkait lampu penerangan, pihaknya mengatakan memang belum dianggarkan. “Tahun ini kan Rp 3 miliar, tahun depan kemampuan kita Rp 3 miliar. Kita betonisasi juga sampai arah tol dan bertahap lagi sesuai kemampuan, karena di tempat lain banyak jalan yang harus kita kerjakan,” ungkapnya.

Bupati mencontohkan jalan seperti di Jrakah yang tahun ini dikerjakan, jalan tersebut labil karena jalan sawah. Di tahun sebelumnya, ruas jalan tersebut memakai aspal, sehingga tahun ini diputuskan memakai beton agar kuat. “Kita kaji, apabila memang fondasi tidak kuat, kita beton,” ujarnya. (hms/abd)