DLH Pemalang Ajak Masyarakat Pahami Pengelolaan Sampah

DARURAT: Pemadaman TPA Pesalakan yang dilakukan oleh Damkar Pemalang terpaksa menutup akses pembuangan sampah di Pemalang, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Menilik besarnya permasalahan sampah di masa yang akan datang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang mengajak masyarakat di Kecamatan Petarukan untuk berani memilah dan memilih sampah secara mandiri. Pengelolaan sampah menjadi hal yang harus diperhatikan, terutama setelah ditutupnya TPA Pesalakan akibat overload dan kebakaran beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Pengendalian dan Konservasi Lingkungan pada DLH Pemalang Usni Marini menuturkan, permasalahan sampah harus menjadi perhatian semua pihak, melihat saat ini Pemalang tidak mempunyai TPA untuk pembuangan sampah. Oleh karena itu, pihaknya bersama forkopimca Petarukan mengajak masyarakat di tiga desa dan kelurahan untuk membudayakan pengelolaan sampah di lingkungan rumah mereka.

Iduladha

“Yuk bareng-bareng kelola sampah dengan bijak. Karena jika kita tumpuk tanpa dikelola, kejadian di Pesalakan pasti akan terjadi kembali. Masyarakat bisa memulai dengan langkah kecil, yaitu pisahkan sampah organik dan non organik, sehingga residu sampah yang dibuang menjadi berkurang, hingga tidak ada penumpukan sampah di TPA lagi,” ujarnya.

Baca juga:  PMI Pemalang Targetkan Rp 1,2 Miliar Penerimaan Bulan Dana

Ia menerangkan, pada pelaksanaan sosialisasi ini, akan secara berkala dilakukan di seluruh kecamatan, dengan total 14 kecamatan yang ada di Pemalang. Contohnya ada di Kecamatan Petarukan dengan total 376 peserta dari Desa Bulu, Klareyan dan Kelurahan Petarukan.

Harapannya, pelaksanaan kegiatan ini bisa menjadi angin segar dalam pengelolaan sampah di tingkat paling dasar yaitu lingkungan rumah tangga. Ketika lingkungan bersih, maka seluruh aspek kehidupan masyarakat bisa berjalan lebih lancar dari perekonomian, pembangunan, kesehatan, dan keamanan serta kenyamanan.

“Kita harus bareng-bareng untuk mengelola sampah. Ini bukan tugas Pemkab Pemalang saja, tapi seluruh masyarakat harus ikut serta di dalamnya. Dengan hal kecil memilah dan memilih sampah untuk masa depan lebih bersih, tanpa adanya darurat sampah yang bisa mengotori atau mencemari lingkungan sekitar,” pungkasnya. (fan/abd)

DPRD Batang