Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Menulis Aksara Jawa

Oleh: Aprilia Wardani, S.Pd.
Guru Bahasa Jawa SMAN 1 Wonogiri

PADA masa seperti sekarang ini mata pelajaran bahasa Jawa hanya dipandang sebelah mata. Siswa asli Jawa saja banyak yang kurang berminat. Apalagi untuk siswa yang notabene berasal dari luar Jawa dan bersekolah di pulau Jawa. Sehingga bapak dan ibu guru terkadang merasa bingung mencari cara agar mereka dapat tertarik dan mudah dalam mempelajari materi pada mata pelajaran bahasa Jawa.

Mereka manganggap bahasa Jawa itu kuno atau ketinggalan zaman di era globalisasi. Dalam mata pelajaran bahasa Jawa, menurut mereka banyak materi yang sulit. Seperti materi Unggah-ungguh, Tembang Macapat, apalagi materi yang sering menjadi momok yaitu Aksara Jawa.

Menurut mereka, aksara Jawa itu susah sekali, banyak yang bilang, “Melihat aksaranya saja rumit Bu, apalagi mempelajari bahkan membacanya. Kami kurang berminat”. Nah, begitu kebanyakan yang dikatakan oleh para siswa.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Namun sebenarnya ada banyak cara agar siswa tersebut dapat tertarik untuk mempelari aksara Jawa. Di zaman digitalisasi seperti ini anak-anak milenial lebih tertarik belajar dengan menggunakan teknologi informasi. Maka itu kita bisa mengajak mereka memanfaatkan IT atau teknologi informasi seperti laptop dan HP yang setiap jam bahkan menit selalu mereka pergunakan.

Pada teknologi informasi, ada banyak aplikasi. Salah satunya aplikasi yang berkaitan dengan mata pelajaran bahasa Jawa. Ada beberapa aplikasi yang bisa membantu kita. Kali ini saya mencoba menggunakan aplikasi Nulis Aksara Jawa. Aplikasi ini dapat diunduh dengan mudah di Play Store.

Aplikasi ini sangat menarik, sehingga saya meminta siswa menggunakan aplikasi tersebut. Pada aplikasi Nulis Aksara Jawa terdapat semua aksara Jawa. Seperti aksara nglegena, sandhangan, pasangan, aksara rekan, aksara murda, aksara wilangan, dan aksara swara.

Aplikasi ini dapat digunakan dengan mudah. Pengguna cukup menuliskan huruf latin maka nanti akan muncul aksara Jawa. Selain itu juga bisa langsung menuliskan aksara Jawa sesuai dengan apa yang akan kita tulis.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Aplikasi ini bisa digunakan untuk WhatsApp, bisa juga untuk menulis pada teks misal mau membuat status, atau menulis teks pada word di HP android. Ketika siswa men-download aplikasi ini mereka sangat antusias dan mencoba menggunakannya.

Para siswa mencoba untuk saling WhatsApp. Ada yang menggunakannya untuk menulis status, ada juga yang berlatih menuliskan huruf latin lalu muncul aksara Jawanya. Mereka terus mencoba, bahkan merasa penasaran untuk mencoba membaca WhatsApp balasan dari teman yang menggunakan aksara Jawa. Selain itu mereka juga penasaran dengan berlatih menuliskan balasan untuk temannya.

Dari situ mereka terus berlatih. Sehingga lama-lama menjadi mahir dan sekarang sudah tidak khawatir lagi ketika menjumpai tulisan menggunakan aksara Jawa. Ketika mereka di berikan soal aksara Jawa untuk mengukur kemampuan, pada awalnya masih banyak yang mendapatkan nilai kurang dari kriteria ketuntasan minimal (KKM). Namun dengan seringnya berlatih menggunakan aplikasi Nulis Aksara Jawa tersebut, siswa mengerjakan soal evaluasi aksara Jawa. Hasilnya cukup mengejutkan. Hampir semua mendapat nilai diatas KKM. Dari 36 siswa, ada 85% yang sudah mendapat nilai lebih dari KKM dan kurang lebih ada 15% siswa masih mendapatkan nilai kurang dari KKM.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Dari situ maka dapat diambil kesimpulan bahwa aplikasi Nulis Aksara Jawa ini sangat membantu mempelajari aksara Jawa. Sehingga siswa dapat lebih terampil dalam membaca dan menulis aksara Jawa. Kini tidak perlu khawatir lagi ketika siswa merasa tidak tertarik, maka bapak dan ibu guru dapat menggunakan aplikasi Nulis Aksara Jawa agar kegiatan belajar dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. (*)