Dosen Unwahas Raih Hibah Pengabdian Masyarakat Internasional

FOTO BERSAMA: Ketua Aswaja Center Unwahas Ma’as Shobirin, bersama anggota tim pengabdian Fathur Rohman, dosen dari Unisnu Jepara usai memperoleh hibah program Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaboratif Internasional di Arab Saudi. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Ketua Aswaja Center Unwahas Ma’as Shobirin, bersama anggota tim pengabdian Fathur Rohman, dosen dari Unisnu Jepara berhasil memperoleh hibah program Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaboratif Internasional di Arab Saudi tahun 2023. Ini merupakan program bergengsi yang diselenggarakan oleh Diktis Kementerian Agama RI yang diperuntukkan bagi dosen PTKIN maupun PTKIS.

Rektor Universitas Wahid Hasyim, Prof. Dr. Mudzakkir Ali, M.A mengapresiasi program yang dirancang oleh dosen FAI Unwahas, yakni Ma’as Shobirin. Dirinya menjelaskan bahwa hibah ini merupakan upaya konkret Universitas Wahid Hasyim turut aktif dalam mengampanyekan Islam moderat kepada seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga:  Unissula Semarang Usulkan Pembebasan PBB bagi Aset PTS

”Semoga program yang diinisiasi mampu memberikan dampak luas utamanya bagi guru sekolah Indonesia di Arab Saudi dalam mempromosikan moderasi beragama,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Rabu (22/11/23).

Tidak hanya penguatan bagi guru saja, kata Mudzakkir, Ma’as Shobirin juga mencoba melakukan pemetaan kemampuan peserta didik pada jenjang menengah untuk melakukan kolaborasi. Yakni dengan merancang Pojok Moderasi (Moderation Corner) sebagai ruang aktualisasi siswa dalam menyuarakan nilai moderasi beragama.

“Kolaborasi ini dilakukan oleh beberapa siswa sebagai keterwakilan dari beberapa kelas dengan menjalankan program pojok moderasi,” jelasnya.

Baca juga:  Tim Forum Anak Kota Semarang Berikan Edukasi Pencegahan OCSEA kepada Siswa

Ma’as Shobirin dan tim mengangkat tema program prioritas Kementerian Agama RI tentang moderasi beragama. Diketahui, amanah ini diwujudkan melalui program penguatan moderasi beragama bagi guru sekolah Indonesia di Arab Saudi. Khususnya di Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) dan Sekolah Indonesia Mekkah (SIM).

Kegiatan pengabdian ini berlangsung pada Jumat (3/11/2323) hingga Kamis (16/11/2023). Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain pendampingan bagi guru sebagai bekal dalam menanamkan sikap moderasi beragama melalui budaya kelas, budaya sekolah, dan aktivitas siswa.

Sementara itu, Dekan FAI Unwahas, Dr. H. Iman Fadhilah sangat bangga atas capaian Ma’as Shobirin dalam mendiseminasikan nilai moderasi beragama bagi guru di Arab Saudi. Diharapkan, hal ini dapat bermanfaat bagi para guru Indonesia di Arab Saudi.

Baca juga:  Pj Gubernur Jateng: Kejurda Baveti Tularkan Semangat Bagi Petenis Muda

“Senang bisa melihat upaya cerdas dari Bapak Ma’as Shobirin dengan mendesain program ini,” ungkapnya. (cr7/mg4)