Kudus  

Turunkan Angka Stunting, Masyarakat Kudus Diminta Perhatikan Pola Asuh Anak

Pj Sekda Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti
Pj Sekda Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti. (PEMKAB KUDUS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus meminta kepada masyarakat untuk fokus memperhatikan dan melakukan pengawasan terhadap pola asuh anak mereka. Hal itu dilakukan demi menurunkan angka stunting di Kota Kretek sebesar 14 persen untuk tahun 2024 mendatang.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus, Revlisianto Subekti menjelaskan,  dalam penanganan stunting, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kudus harus memiliki roadmap untuk melakukan transformasi kesehatan. Bahkan, itu merupakan skala prioritas yang harus segera dituntaskan.

“Skala prioritas menurut saya itu penanganan stunting yang harus dientaskan sampai selesai. Targetnya sebelumnya 14 persen di 2024 syukur-syukur bisa terlampaui. Ya paling tidak 12 persen,” tandasnya kepada Joglo Jateng, Senin (27/11/2023).

Baca juga:  Percepat Pelayanan Masyarakat melalui Penambahan Sarpras

Ia menyebut, untuk penanganan stunting juga perlu ada keterlibatan dari segi holistik dan penanganan secara komprehensif. Karena fokus tersebut tak hanya secara fisik saja, mental, emosi dan lingkungan, bahkan menyeluruh harus terlibat.

“Ketika pendekatan sudah sampai sana diharapkan tidak hanya dari Pemkab saja, masyarakat Kota Kretek sekitar harus ikut memantau,” tuturnya.

Menurut Penjabat (Pj) Sekda Kudus, ada beberapa daerah harus masih kerja keras lagi didalam penanganan stunting. Untuk di masyarakat juga harus memperhatikan pola asuh. (cr12/fat)