Pati  

Anggota Dewan Pati Minta Pengisian Perangkat Desa Dilakukan 2023 Ini

SUASANA: Pimpinan DPRD Pati saat menanyakan progres Perbup 55 dalam Rapat Paripurna, beberapa hari lalu. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Peraturan Bupati (Perbup) 55 tentang Pengisian Perangkat Desa disebut sudah selesai di revisi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun peraturan tersebut kini masih menunggu diselesaikan oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro.

“Perbup-nya sudah di Pak Bupati. Tapi kemarin-kemarin beliau sibuk dinas luar. Ada banyak acara di luar. Tapi yang jelas sudah (Perbup 55 direvisi Kemendagri),” ungkap Jumani saat menjawab pertanyaan dari pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati soal progres Perbup 55 dalam rapat paripurna, beberapa hari lalu.

Baca juga:  Sindir Pembagian Sembako Melalui Pasar Gratis

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Pati) Ali Badruddin meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati agar Perbup tersebut segera diselesaikan. Dengan demikian, pengisian perangkat desa dapat segera dilaksanakan.

“Harapan kami kalau Perbup 55 itu sudah turun dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), untuk segera diundangkan, untuk segera ditindaklanjuti. Sehingga bisa segera dilakukan pengisian perangkat desa,” ujar Ali sesuai Rapat Paripurna, beberapa hari lalu.

Ali melanjutkan, saat ini ada ratusan jabatan kursi perangkat desa di Pati yang mengalami kekosongan. Menurutnya, hal tersebut berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga:  Karya Seni Siswa SMPN 2 Juwana Diarak Keliling Desa

“Karena yang kosong ini ada 676 jabatan perangkat desa. Ini eman-eman. Karena mengganggu kinerja pemerintah desa. Kemudian yang kedua bisa mengurangi pengangguran bagi yang belum punya pekerjaan,” terangnya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu berharap supaya ratusan kursi perangkat desa yang itu dapat diisi pada tahun ini. Apalagi pihaknya sudah seringkali menyampaikan dan menekan hal utu kepada Pemkab Pati.

“Kami sudah menyampaikan kepada Pak Pj Bupati untuk segera dilakukan pengisian perangkat desa pada 2023 ini. Karena 2024 momennya sudah beda. Pileg, Pilpres, dan Pilkada,” pungkasnya. (lut/fat)