Pati  

Kabar Bahagia, Pengisian Perangkat Desa di Pati Segera Berlangsung

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro
Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro memastikan bahwa pengisian perangkat desa segera digelar. Ia mengaku sudah menandatangani Peraturan Bupati (Perbup) 55 tentang pengisian perangkat desa.

Perbup 55 ditandangani setelah selesai direvisi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dengan demikian, proses pengisian perangkat desa di Pati langsung menjadi kewenangan Pemerintah Desa (Pemdes) masing-masing. Mengingat sebelumnya, pengisian perangkat desa tersebut dipegang oleh Pemkab Pati.

“Kita sudah tandatangani Peraturan Bupati (Perbup) yang terbaru. Pengisian saya serahkan ke desa lah. Aku tidak urusan lagi,” ungkap Henggar.

Baca juga:  Musim Hujan, Kasus DBD Meningkat

Pihaknya pun memastikan pada Januari 2024 mendatang ratusan kursi perangkat desa di Kabupaten Pati sudah terisi. Apalagi pihaknya sudah menganggarkan Penghasilan Tetap (Siltap) bagi perangkat desa.

“Pengisian perangkat desa bisa Desember atau Januari. Kita lihat situasi,” lanjut Henggar.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Pati) Ali Badruddin meminta agar pengisian perangkat desa segera dilakukan. Ia menyebut saat ini ada ratusan jabatan kursi perangkat desa di Pati yang mengalami kekosongan. Menurutnya, hal tersebut berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat

“Karena yang kosong ini ada 676 jabatan perangkat desa. Ini eman-eman. Karena menganggu kinerja Pemerintah desa. Kemudian yang kedua bisa mengurangi pengangguran bagi yang belum punya pekerjaan,” terangnya.

Baca juga:  Pemkab Pati Siapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Atasi Bencana

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu berharap supaya ratusan kursi perangkat desa yang itu diisi pada tahun ini. Apalagi pihaknya sudah seringkali menyampaikan dan menekan kepada Pemkab Pati.

“Kami sudah menyampaikan kepada Pak Pj Bupati untuk segera dilakukan pengisian perangkat desa pada 2023 ini. Karena 2024 momennya sudah beda. Pileg, Pilpres, dan Pilkada,” pungkasnya. (lut/fat)