Pemkab Bantul Imbau Parpol dan Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai dan Lancar

Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengimbau partai politik (Parpol) dan masyarakat untuk mewujudkan pemilu yang berlangsung lancar. Mengingat masa kampanye sudah dimulai pada 28 November lalu.

Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo mengimbau, kepada parpol peserta pemilu dan masyarakat untuk mewujudkan pemilu yang damai, rukun dan gembira. Sehingga menghasilkan perwajahan demokrasi yang baik dan sesuai harapan.

“Persaingan dalam pemilu boleh dan itu hal yang biasa. Tapi tetap harus mengedepankan koridor persaudaraan. Untuk itu harapan kami tahapan kampanye bisa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundangan dan dilaksanakan sebaik mungkin,” terangnya.

Baca juga:  Saka Pariwisata Berperan Penting dalam Pengembangan Wisata

Menurutnya, untuk mewujudkan hal itu, tahapan kampanye tidak boleh dikotori dengan kegiatan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Serta selalu menaati ketentuan perundangan berlaku.

“Dengan itu terjadi keharmonisan yang baik di masyarakat. Lalu, parpol yang ikut pemilihan ini ada 15, kontestasi Pilpres ada tiga calon. Biarkan mereka berkompetisi, pihak lain tidak usah ikut dalam ranah itu,” ungkapnya.

Joko menyampaikan, pihak lain yang tidak boleh terlibat tersebut yakni aparatur sipil negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pasalnya, harus bersikap netral dalam tahapan pemilu.

Baca juga:  Dinkes Sleman Targetkan Imunisasi Booster Polio Sentuh 95 Persen

“Artinya ASN, TNI dan Polri, harus bisa menjaga martabatnya untuk tetap netral. Jangan jadikan pemilihan ini menjadi tidak damai karena ASN yang tidak netral,” pungkasnya.(cr13/sam)