PEMALANG, Joglo Jateng – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Pemerintah Kabupaten Pemalang akan segera mengecek perkembangan harga, stok dan kelayakan barang kebutuhan pokok (Bakepok) di sejulah pasar. Momentum tersebut sering kali permintaan masyarakat menjadi naik dan berpengaruh pada harga, stok serta kualitas bakepok di pasaran.
Bupati Pemalang, Mansur Hidayat mengatakan, setiap tahunnya, pihaknya akan melaksanakan operasi pasar nataru mengecek bakepok di sejumlah pasar tradisional dan modern. Hal tersebut dilakukan agar dapat melakukan persiapan terutama untuk menjaga distribusi barang, stok hingga pengendalian harga bakepok di masyarakat.
“Pasti tiap tahun kita adakan. Semuanya dilakukan agar kebutuhan bakepok masyarakat dapat terkendali. Karena saat Nataru tingkat pembelian masyarakat cenderung naik. Ini mempengaruhi harga serta stok barang, jadi harus kita awasi,” ucapnya.
Beberapa bakepok yang menjadi perhatian pemkab yaitu beras, telur, cabai, bawang, daging ayam dan daging sapi. Semua komoditi ini biasanya gencar diburu masyarakat, terutama masyarakat perantauan yang pulang dari ibu kota.
Walaupun telah masuk Desember, pihaknya belum menerima koordinasi dari Pemerintah Pusat dan provinsi terkait penanganan nataru. Namun dirinya dapat memastikan pemkab selalu siaga untuk mengendalikan harga dan stok bakepok di Pemalang.
“Kita pasti selalu siap, dan bila ada kenaikan bakepok tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID) langsung gerilya melakukan pasar murah. Jadi seperti program yang sudah berjalan kemarin, kami akan selalu standby kawal harga dan stok bakepok,” imbuhnya. (fan/fat)










