Gerbong Kata Membuat Belajar Puisi Menjadi Menyenangkan

Oleh: Mustika Kusuma Astuti, S.Pd
Guru SDN 4 Singorojo, Kec. Singorojo Kab. Kendal

DALAM dunia pendidikan bahasa Indonesia, keterampilan berbahasa terdiri dari empat aspek utama. Yaitu membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis. Keempat aspek ini sangat penting untuk dikembangkan agar peserta didik mampu berkomunikasi secara efektif. Dalam konteks pembelajaran puisi, menulis menjadi keterampilan yang sangat menantang. Terutama di kalangan peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Singorojo.

Pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi telah meninggalkan dampak pada kesiapan belajar peserta didik, terutama dalam memahami dan menulis puisi. Kurangnya literasi yang terarah dan pembiasaan langsung oleh guru menyebabkan minat baca dan menulis rendah. Untuk mengatasi tantangan ini, guru di SDN 4 Singorojo mencoba pendekatan kreatif dengan menggunakan media pembelajaran yang unik dan menyenangkan, yaitu Gerbong Kata.

Gerbong Kata adalah media pembelajaran berbasis permainan yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami dan menulis puisi dengan lebih mudah. Media ini terbuat dari kertas origami berwarna, spidol, dan lem. Guru membuat Gerbong Kata dengan menuliskan satu kata kunci pada setiap Gerbong. Jumlah Gerbong disesuaikan dengan jumlah baris pada bait puisi yang akan dipelajari.

Pembelajaran dimulai dengan membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima gerbong kata yang berisi kata-kata kunci. Tugas mereka adalah menyusun Gerbong Kata tersebut sesuai dengan urutan yang benar untuk membentuk bait puisi yang tepat. Hal ini tidak hanya melibatkan keterampilan menulis, tetapi juga mengasah kreativitas dan kerja sama antaranggota kelompok.

Proses pembelajaran berlangsung dengan antusias. Peserta didik berusaha untuk mencocokkan kata-kata kunci dengan benar, sambil berdiskusi dan merancang bait puisi yang kreatif.

Guru memberikan apresiasi dan penguatan, bahkan jika tidak semua kelompok berhasil mengurutkan gerbong kata dengan sempurna. Pembelajaran diakhiri dengan sesi refleksi bersama, di mana peserta didik dapat berbagi pengalaman dan pemahaman mereka tentang kaidah penulisan puisi.

Dengan menggunakan media ajar Gerbong Kata, pembelajaran puisi di SDN 4 Singorojo menjadi lebih menarik dan bermakna. Peserta didik tidak hanya belajar tentang penyusunan kata-kata menjadi bait puisi, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan kemampuan berkolaborasi. Melalui pendekatan ini, diharapkan minat belajar peserta didik terhadap puisi dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik. (*)