Kudus  

Sapphire Boutique Hotel, Tawarkan Konsep Tematik dan Kekinian

SANTAI: Tampak beberapa pengunjung tengah menikmati waktu di Sapphire Cafe, belum lama ini. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Sapphire Boutique Hotel Kudus yang beralamat di Jalan Lingkar Barat R. Agil Kusumadya, Desa Prambatan Lor, Kecamatan Jati ini menawarkan tempat berkonsep tematik dan kekinian. Selain itu, hotel ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan menyediakan puluhan kamar.

Galang Ridwan, selaku manajer mengatakan, hotel ini berdiri pada Selasa, 6 Juni 2023 lalu. Tempat ini juga memiliki konsep yang berbeda. Yaitu, mengusung tematik, kekinian, santai simpel, dan nyaman. Intinya tidak terlalu formal seperti tempat yang lain.

“Tempat ini sangat ikonik. karena mengusung konsep seperti di Bali. Karena Bali kan tempat untuk staycation, dan berlibur. Jadi terlihat santai dan cocok banget. Beda dengan konsep hotel di sekitar. Karena lebih ke industrial atau biasa,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, Jumat (8/12/23).

Baca juga:  SMAN 2 Bae Ditunjuk Sebagai Sekolah Penggerak
RAMAH: Salah seorang resepsionis saat sedang melakukan pendataan. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

Galang menyebut, untuk jumlah tempat di Sapphire Boutique Hotel sebanyak 80 kamar dengan fasilitas dan jenis kamar yang berbeda-beda. Untuk fasilitasnya seperti, standar laundry bag, mineral water, dan berbagai ukuran tipe bed.

“Ada juga kamar kami yang menghadap langsung ke kolam renang. Sementara untuk jumlah rata-rata okupansi pengunjung yang datang ke hotel ada kenaikan sebanyak 5 – 8 persen. Dari Juni hingga Desember 2023,” terangnya.

Jika dikalkulasikan, kata dia, 5 – 8 persen dalam satu bulan pengunjungnya mencapai 100 hingga 200 an. Karena, dalam satu bulannya aja ribuan pengunjung datang ke hotel baik untuk bisnis maupun staycations.

Baca juga:  MTs Mualimat Kudus Terus Dorong Siswa Tingkatkan Prestasi Akademik

Dilain sisi, sebagai sarana penunjang via online, pihaknya juga memakai Quick Respon Code Indonesia Standard (QRIS) BRI sejak November 2023 kemarin. Hal itu dilakukan untuk menambah relasi dengan perbankan.

“Terutama untuk pengguna nasabah BRI cukup banyak. Makanya kita bikin suatu fee untuk meningkatkan pelayanan hotel. Untuk program QRIS sampai saat ini cukup signifikan. Antusias nasabah sangat interest,” tuturnya.

Ia melanjutkan, dengan minimal pemesanan Rp 300 ribu, maka pengunjung mendapatkan potongan sebesar 10 persen. Hal itu dinilai sangat signifikan dan pengunjung sangat antusias. Sebelumnya, okupansi hotel berkisar hanya 30 – 40 persen saja.

Baca juga:  Mangkrak, Bangunan Deskranaska Kudus Butuh Renovasi

“Dengan adanya QRIS, ini ada peningkatan 5 – 8 % persen dari sebelumnya. Itu cukup lumayan. Target kedepan, kami ingin berkelanjutan untuk program yang ditawarkan BRI. Tidak hanya diskon, mungkin event atau pun hal yang dapat meningkatkan tingkat bisnis kedua belah pihak,” pungkasnya. (adm/fat)