Jepara  

Pj. Bupati Jepara Ajak Masyarakat Perangi Korupsi

SOSIALISASI: Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di D’Season Hotel Bandengan, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Pj. Bupati Jepara H. Edy Supriyanta menegaskan untuk memerangi korupsi. Hal itu dikatakan saat membuka acara Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di D’Season Hotel Bandengan, belum lama ini.

Tema Harkodia kali ini adalah Sinergi Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju. “Budaya korupsi harus kita perangi mulai dari diri kita dan keluarga, Desa dan Pemerintah,” katanya.

Edy Supriyanta mengapresiasi 20 desa yang diusulkan menjadi Desa Antikorupsi pada 2024. Desa Tegalsambi menempati posisi teraratas dengan nilai 96 oleh Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, kategori istimewa.

Baca juga:  Pererat Ukhuwah, Sepakat Jaga Keharmonisan

“Semoga ini menjadi pemicu Desa yang lain dalam membudayakan Antikorupsi di wilayahnya. Saya berharap 184 Desa di Jepara dan 11 Kelurahan menggelorakan semangat Antikorupsi,” tuturnya.

Lanjut Edy, Pemkab Jepara telah melakukan upaya strategis, sebagai komitmen pencegahan korupsi. Misalnya dengan penguatan 8 area MCP (Monitoring Center of Prevention) KPK, Unit Pengendalian Gratifikasi, Saber Pungli, dan Desa Antikorupsi.

Tidak hanya itu, Pemkab Jepara juga melakukan pendampingan dan pengusulan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Yakni kepada RSUD R.A. Kartini, Dinas Perhubungan, Disdukcapil, serta Kecamatan Batealit. Bahkan DPMPTSP Jepara diusulkan menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Baca juga:  Buka Pencanangan BBGRM dan Hari Kesatuan Gerak, Pj Bupati Ingatkan Pentingnya Gotong Royong

“Terima kasih untuk Petinggi di 20 Desa Antikorupsi. Silahkan belajar dari Tegalsambi. Ini menjadi indikator antikorupsi, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya. (hms/fat)