Perkuat Kemandirian & Aksesibilitas, Wisnu Wijaya Bantu 40 Penyandang Disabilitas di Kabupaten Semarang

PEDULI: Anggota DPR RI Dapil Jateng 1 Wisnu Wijaya (tengah) berfoto bersama warga difabel usai penyerahan bantuan Atensi Klaster Disabilitas di Pendopo Kantor Desa Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/12). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Anggota Komisi VIII DPR RI Wisnu Wijaya bersama Balai Antasena Kementerian Sosial menyerahkan bantuan Atensi klaster disabilitas, bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di pendopo Kantor Desa Tuntang, Sabtu (16/12).

Sebanyak 40 warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang menerima alat bantu disabilitas. Alat bantu yang diberikan terdiri dari 16 kursi roda, 10 alat bantu dengar, delapan tripod, tiga kruk, satu walker, dan satu tongkat Elbow Onemed. Seluruh bantuan tersebut, diserahkan langsung oleh Anggota DPR RI Dapil Jateng 1 Wisnu Wijaya.

Baca juga:  Berantas DBD, KKN Posko 41 UIN Walisongo Gelar Pemeriksaan Jentik Nyamuk di Kelurahan Pedurungan Kidul Semarang

Wisnu mengatakan, penyaluran bantuan alat bantu disabilitas yang sudah berjalan pada tahap II ini, merupakan hasil kerjasama yang baik antara Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Sosial RI.

“Dalam setiap kegiatan turun ke tengah masyarakat, kami menerima banyak aspirasi dari warga. Termasuk permohonan alat bantu disabilitas bagi warga kami yang difabel. Semua data yang kami peroleh dan telah diverifikasi ini lantas kami usulkan kepada Kementerian Sosial. Alhamdulillah, hari ini kami bisa tunaikan permintaan mereka,” terang Wisnu di Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/12).

Baca juga:  Berantas DBD, KKN Posko 41 UIN Walisongo Gelar Pemeriksaan Jentik Nyamuk di Kelurahan Pedurungan Kidul Semarang

Anggota DPR dari Fraksi PKS ini menegaskan, pemenuhan aksesibilitas bagi difabel adalah tanggungjawab negara. Untuk itu, mereka yang memiliki kebutuhan khusus memiliki hak dan kedudukan yang sama dengan warga lainnya untuk dapat hidup secara terhormat dan memperoleh kemandirian.

“Sebagai bagian dari penyelenggara negara, kami berkomitmen untuk mengerahkan segala daya dan upaya untuk memenuhi hak dasar warga kami dalam hal pemenuhan kebutuhan dasarnya secara memadai. Mulai dari kebutuhan pangan bagi warga prasejahtera hingga alat bantu disabilitas bagi yang berkebutuhan khusus. Semua advokasi ini ditujukan untuk memperkuat aksesibilitas dan kemandiran bagi para pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial khususnya di dapil kami,” jelas Wisnu.

Baca juga:  Berantas DBD, KKN Posko 41 UIN Walisongo Gelar Pemeriksaan Jentik Nyamuk di Kelurahan Pedurungan Kidul Semarang

Sementara itu, Timbul Rohadi, seorang penyandang disabilitas dari Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang yang memperoleh bantuan kursi roda mengaku, pihaknya bersyukur bisa menerima bantuan kursi roda hasil advokasi Anggota Komisi VIII DPR RI.

“Alhamdulillah dengan kursi roda ini, saya lebih mudah untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa harus digendong oleh orang lain,” pungkasnya. (all)