Tumpas Perundungan, Bupati Sleman Harap DWP Turut Berperan

ARHAN: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memberi arahan dalam giat puncak peringatan HUT DWP Kabupaten Sleman ke-24 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (18/12). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengajak Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) untuk berperan dalam pencegahan kasus perundungan. Hal ini disampaikan saat menghadiri Hari Ulang Tahun DWP ke-24 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (18/12).

“Mudah-mudahan bisa meningkatkan peran bagi kemajuan wanita dan masyarakat. Selain itu, juga ikut berperan dalam pencegahan perundungan di tengah-tengah Masyarakat,” terangnya.

Selamat Idulfitri 2024

Kustini menambahkan, tema peringatan tahun ini yakni Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Berkelanjutan. Ia mendorong DWP dapat melakukan aksi nyata dan berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan.

Baca juga:  Stok Beras di Sleman Aman di Ramadan Hingga Lebaran

“Dalam hal ini, saya mengimbau kepada seluruh anggota untuk berupaya mengentaskan dan mencegah terjadinya peningkatan kasus perundungan,” tuturnya.

Menurutnya, banyak kasus perundungan terhadap anak yang terjadi saat ini. Upaya pencegahan dapat diawali dari keluarga sebagai sekolah utama dalam rangka membentuk karakter dan menjadi tempat berlindung bagi anak.

“Dharma Wanita harus fokus terhadap pemberdayaan Perempuan. Tentunya ada peran penting dalam mengedukasi seluruh anggotanya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anggota keluarganya,” jelasnya.

Pasalnya, berdasarkan data DP3AP2KB Sleman hingga bulan September lalu, ada sebanyak 123 kasus kekerasan terhadap anak yang tercatat di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA). Dari jumlah itu korban kekerasan 87 diantaranya anak perempuan dan 36 anak laki-laki.

Baca juga:  SD Muhammadiyah Kalangan Gelar Tasmi' untuk Tingkatkan Literasi Baca Alquran Siswa

Ketua Panitia HUT DWP Sleman, Widyawati menyambut baik arahan dari Bupati Sleman dalam upaya menekan kasus perundungan. Sesuai dengan tema yang dilaksakan dalam peringatan, maka DWP akan ikut andil dalam upaya pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, didalam peringatan hari jadi telah dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan mulai tanggal 23 Oktober 2023 sampai dengan 18 Desember 2023. Fokus kegiatan untuk sosial kemasyarakatan, mulai dari bakti sosial, senam massal, pemeriksaan kesehatan gratis, dan kegiatan lainnya.

“Kegiatan yang dilaksanakan dalam peringatan HUT DWP untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap organisasi serta sebagai wujud dukungan organisasi sebagai mitra pemerintah,” katanya. (bam/all)