Bappeda Jadi Badan Publik Informatif, Kedepankan Kebutuhan Disabilitas

TERIMA: Kepala Bappeda Jateng Harso susilo saat menerima Penghargaan KIP Award 2023 di Hotel Patra Jasa Semarang, Kamis (21/12). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah menjadi badan publik yang dinilai informatif dalam Penghargaan Keterbukaan Informasi bagi Masyarakat oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jateng. Penghargaan ini diberikan pada ajang KIP Award 2023 yang digelar di Hotel Patra Jasa Semarang pada, Kamis (21/12) lalu.

Kepala Bappeda Jateng, Harso Sosilo mengaku sangat bahagia atas penghargaan yang diperolehnya saat ini. Penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk mewujudkan komitmen Bappeda dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Sebelum saya menjabat (di Bappeda), pernah dapat, tapi kok turun lagi. Nah itulah tantangan saya dan teman-teman Bappeda lainnya. Kami akan mencoba mempertahankan komitmen ini dan terus menjadi lebih baik kedepannya,” katanya pada Joglo Jateng.

Baca juga:  7.108 Warga Semarang yang Tercoklit tidak Memenuhi Syarat

Lebih jauh, Bappeda Jateng mengaku dalam upaya menjadi badan publik yang informatif, pihaknya menyentuh semua lini masyrakat. Tak terkecuali bagi masyarakat yang mungkin berkebutuhan khusus atau disabilitas.

Salah satu contohnya dengan memberikan kemudahan pada website Bappeda. Yakni terdapat fitur ramah disabilitas. “Masyarakat bebas mencari informasi penting pada website. Kita juga sudah memodifikasi website kita menjadi ramah disabilitas, bagi yang tunanetra, kalau tulisanya di klik itu akan bersuara semuanya. Sehingga bisa memandu yang tunanetra,” ungkapnya.

BANGGA: Kepala Bappeda Jateng Harso Susilo (tengah) saat berfoto bersama Tim PPID Bappeda usai menerima Penghargaan KIP Award 2023. (HUMAS/JOGLO JATENG)

Menurutnya, ini merupakan salah satu upaya Bappeda memberikan kemudahan pelayanan bagi masyrakat. Tak hanya melalui website saja, lanjut Harso, pihaknya juga memberikan fasilitas Pusat Pelayanan Informasi Daerah (PPID) yang memberikan kebutuhan informasi bagi masyarakat di kantornya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 05 UIN Walisongo Lakukan Kunjungan ke Ketua RW Patemon, Gunungpati Semarang

Harso berharap, pihaknya bisa terus mengembangkan pelayanan yang sudah tersedia saat ini. Pihaknya pun berencana kedepan tak hanya memberikan informasi seputar perencanaan dan pembangunan daerah saja. Namun juga mampu memberikan edukasi masyarakat untuk menyaring berita-berita hoax kedepan.

“Jadi harapannya saya ingin megembangkan PPID di Bappeda dan menjadikan ini sebagai corong Bappeda termasuk ada edukasi dan sosial jika terjadi hoax,” tandasnya. (luk/all)