Kudus  

600 Guru Madrasah di Kudus Terima Tunjangan Inpassing

Kasi Penmad Kan Kemenag Kudus, Salma Munawaroh.
Kasi Penmad Kan Kemenag Kudus, Salma Munawaroh. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Kabar baik menghampiri guru madrasah non Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berhasil meraih Surat Keputusan (SK) Inpassing. Setelah menunggu 12 tahun, sebanyak kurang lebih 600 dari 1.487 guru di Kabupaten Kudus menerima tunjangan inpassing sebesar Rp 2.700.000 per bulan atau setara golongan 3A.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kemenag Kudus, Salma Munawaroh menyebutkan, tunjangan ini disalurkan melalui relokasi dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) Kementerian Keuangan. Adapun, kata dia, proses pencairan tunjangan inpassing telah dilakukan serentak oleh Kanwil Kemenag Provinsi di seluruh Indonesia.

Baca juga:  TK-KB Al Manar Gelar Donor Darah

“Tahun ini, pembayaran tunjangan inpassing bagi guru madrasah akan dibayarkan selama tiga bulan. Terhitung sejak SK Inpassing diterbitkan. Yaitu Oktober, November, dan Desember 2023,” jelasnya saat ditemui Joglo Jateng, Kamis (28/12/23).

Pemberian SK Inpassing ini, lanjut Salma, menjadi tanda kesetaraan jabatan dan pangkat bagi guru non-ASN. Kesetaraan yang dimaksudnya adalah bentuk pengakuan terhadap kualifikasi akademik, masa kerja, dan kepemilikan sertifikat pendidik.

“Adanya kesetaraan tersebut menjadikan guru madrasah non-ASN dapat memperoleh haknya. Dalam mendapatkan tunjangan sesuai gaji pokok berdasarkan kesetaraan golongan,” imbuhnya.

Baca juga:  Alumni Muallimat Kudus Kukuhkan Pengurus Baru

Pihaknya mengungkapkan jika pencairan tunjangan inpassing ini prosesnya cukup panjang. Kurang lebih selama 10 tahun, mulai 2013.

“Guru yang mengajukan SK inpassing tidak seketika mendapatkan tunjangan. Mereka harus menunggu dahulu,” ungkapnya.

Sementara, lebih lanjut Salma memaparkan, ribuan guru madrasah Non PNS di Kabupaten Kudus, baru 60 persen yang telah memiliki SK inpassing. Sisanya yaitu sebanyak 86 guru madrasah Non PNS belum

“Baik itu di tingkat RA, MI, MTs hingga MA. Sebab, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mengajukan SK inpassing. Baik dari usia, pendidikan dan syarat lain,” paparnya. (cr8/fat)