Pati  

Tiga WNA Dideportasi Sepanjang 2023

SUASANA: Pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas Non TPI Pati, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Kantor Imigrasi Kelas Non TPI Pati telah mendeportasi 3 Warga Negara Asing (WNA). Pendeportasian ini dilakukan sepanjang 2023.

Analis Keimigrasian Ahli Pertama pada Kantor Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas Non TPI Pati, Yogi Bekti Arifin mengatakan, ketiga orang yang dideportasi tersebut berasal dari Malaysia, Belgia, dan Lebanon. Mereka dipulangkan ke negara asalnya karena melebihi batas tinggal atau overstay.

“Deportasi dilakukan karena melanggar Pasal 7 Ayat 3 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian terkait overstay,” ungkap dia, belum lama ini.

Sebelum dipulangkan ke negara asalnya, ketiga WNA tersebut sempat ditahan di ruang pendetensian Kantor Imigrasi Kelas Non TPI Pati. Penahanan itu dilakukan agar mereka tidak berkeliaran setelah ditetapkan melebihi batas tinggal.

Baca juga:  Ribuan Mangrove Ditanam di Pantai Desa Pangkalan

“Sebelum kita deportasi, sambil menunggu administrasinya selesai, kita tempatkan orang asing di ruang pendetensian sambi menunggu proses deportasinya. Sehingga orangnya tidak berkeliaran,” ucapnya.

Selain 3 orang itu, ada 11 WNA yang dikenakan biaya beban atau didenda. Mereka dinyatakan melanggar aturan tentang Keimigrasian.

“Pengenaan biaya beban adalah denda sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan orang asing. Misalnya overstay, 1 harinya didenda Rp 1 juta,” imbuhnya.

Pihaknya menjelaskan, penemuan pelanggaran yang dilakukan orang asing itu berdasarkan pengawasan dari Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di tingkat kecamatan hingga desa. Mereka dari perangkat desa maupun petugas kecamatan.

Baca juga:  Banjir Landa Sejumlah Desa di Dukuhseti

“Tugas mereka untuk mengawasi pergerakan orang asing yang ada wilayahnya. Kita melihat ke lapangan untuk melihat ada WNA yang menyalahi izin tinggalnya atau tidak,” pungkasnya. (lut/fat)