Concat Resmi Punya Pendopo dan Ruang Gamelan

RESMIKAN: GKR Mangkubumi bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat meresmikan pendopo dan ruang gamelan Kalurahan Condongcatur, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, kini memiliki pendopo dan ruang gamelan, yang diresmikan langsung oleh Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Datu Dana Suyasa Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Mangkubumi. Dua fasilitas ini diharapkan jadi sarana warga, untuk melakukan pengembangan seni maupun budaya.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji mengungkapkan, pendopo tersebut diberi nama Pendopo Kromoredjan. Nama ini terinspirasi dari Lurah pertama Condongcatur, Kromoredjan.

“Nama pendopo ini diambil dari Lurah pertama Condongcatur pada 1946 silam. Ada dua bangunan yang diresmikan, yaitu pendopo dan ruang gamelan,” katanya.

Baca juga:  Mainan Jadul Tetap Jadi Primadona

Reno menambahkan, pembangunan pendopo dan ruang gamelan itu menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 2 miliar. Biaya tersebut, berasal dari dana SILPA dan Pendapatan Asli Kalurahan (PAK).

“Pendopo ini nantinya akan diperuntukkan bagi berbagai aktivitas. Seperti seni budaya, UMKM dan kegiatan lainnya untuk masyarakat,” imbuhnya.

Secara simbolis, peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh GKR Mangkubumi yang turut didampingi Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. Dalam kesempatan itu, Danang menuturkan, peresmian pendopo dan ruang gamelan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pelestarian budaya di Kalurahan Condongcatur.

Baca juga:  Iduladha, Wujud Ukhuwah Islamiyah

Harapan tersebut, senada dengan komitmen Pemkab Sleman yakni pengembangan kalurahan berbasis budaya. Pasalnya, sampai saat ini Sleman telah memiliki 19 kalurahan yang ditetapkan melalui SK Gubernur, sebagai desa budaya dan ada lima kalurahan yang sudah ditetapkan menjadi desa mandiri budaya.

“Semoga dengan keberadaan pendopo dan ruang gamelan ini semakin memeriahkan pentas kesenian dan atraksi budaya. Serta menjadi motivasi bagi pamong dan masyarakat dalam upaya pelestarian budaya di Kalurahan Condongcatur,” paparnya.(bam/sam)