Kudus  

5,54 % Petani Milenial Gunakan Teknologi Digital

Kepala BPS Kabupaten Kudus, Eko Suharto.
Kepala BPS Kabupaten Kudus, Eko Suharto. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus mengungkapkan konsep petani milenial adalah petani yang berusia 19–39 tahun dan atau petani yang adaptif terhadap teknologi digital. Petani milenial ini sebanyak 5,54 persen dari total petani yang ada di wilayah tersebut.

Jumlah petani milenial baik yang menggunakan teknologi  maupun yang tidak sebanyak 26.333 petani atau sekitar 60,38 persen dari total  petani di Kudus sejumlah 43.612 orang. Petani milenial mencakup usaha pada beberapa subsektor. Diantaranya tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan perternakan.

Baca juga:  Polres Kudus Cek Kesehatan Puluhan Penyandang Disabilitas

Data menunjukkan, jumlah petani milenial yang paling banyak di Kecamatan Dawe berjumlah 1.720 petani. Sedangkan, paling sedikit ada di Kecamatan Kota yang hanya 194 petani.

Kepala BPS Kabupaten Kudus, Eko Suharto memaparkan, pada 2023 lalu, petani milenial sudah menggunakan teknologi. Meskipun sebagian masih ada yang belum menggunakan.

“Teknologi yang digunakan seperti penggunaan internet, telepon pintar atau teknologi informasi, penggunaan drone, penggunaan alat dan mesin pertanian modern, dan atau kecerdasan buatan,” ungkapnya.

Petani milenial didominasi oleh laki-laki sebesar 90,64 persen. Sedangkan petani perempuan hanya 9,36 persen.

Baca juga:  Majelis Alumni IPNU Kudus Dukung Pj Bupati terkait Pengisian JPT untuk Wujudkan Good Governance

“Petani milenial di Kudus kebayakan laki-laki. Mungkin karena daya kreatifitas dalam mengolah teknologinya lebih cepat,” pungkasnya. (cr12/fat)