Bawaslu Kota Semarang: 5529 Orang Daftar Jadi Pengawas TPS

AKTIVITAS: Sejumlah petugas panwaslu kecamatan saat melayani warga yang mendaftarkan diri sebagai pengawas TPS di salah satu kantor kecamatan di Kota Semarang, Senin (8/1/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang melalui Panwaslu Kecamatan menyebut, sebanyak 5529 orang telah mendaftarkan diri menjadi pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) untuk pemilu 2024. Diketahui, pendaftaran dibuka selama 5 hari terhitung sejak tanggal 2 hingga 6 Januari 2024, di 16 panitia pengawas pemilihan umum (panwaslu) kecamatan.

Koordinator Divisi SDM Organisasi dan Diklat Bawaslu Kota Semarang, Euis Noor Faoziah mengatakan, total kebutuhan TPS yang tersebar yaitu 4646. Kemudian, masa berakhirnya waktu pendaftaran yaitu 6 Januari 2023 pukul 23.59. Meski begitu, pihaknya masih menerima berkas pendaftaran dari beberapa warga yang datang ke kantor panwaslu kecamatan hingga kemarin.

Baca juga:  Muncul Gerakan Baru Buruh Jateng, Tolak Kebijakan Tak Adil dan PHK Besar-Besaran

“Dari total 5529 pendaftar hingga hari terakhir di antaranya 3225 laki–laki dan 2294 perempuan. Jumlah pendaftar PTPS untuk perempuan sudah melebihi persentase keterpenuhan yaitu 41,5 % dari total pendaftar,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Senin (8/1/24).

Nantinya, kata Euis, proses seleksi akan berlanjut pada tahap administrasi dan wawancara. Sehingga, panwaslu kecamatan masih membutuhkan waktu untuk memverifikasi berkas yang sudah diajukan.

Lebih lanjut, ia menerangkan, pengumuman hasil administrasi akan diumumkan pada tanggal 10 Januari 2024. Para pendaftar dapat melihatnya di kantor kelurahan maupun media sosial panwaslu kecamatan.

Baca juga:  AJI Semarang Tanggapi Kasus Oknum Wartawan Titip Menitip di PPDB

“Setelah diumumkan seleksi administrasi, tahapan selanjutnya adalah wawancara yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 – 17 Januari 2024,” jelasnya.

Adapun materi wawancara yang perlu dipersiapkan oleh calon pengawas TPS di antaranya pengetahuan seputar kepemiluan yang berdasar pada produk hukum yang berkaitan dengan kepemiluan. Kemudian komitmen dalam melakukan pengawasan, serta pengetahuan lokal dari letak geografis daerah yang akan menjadi lingkup pengawasan.

Di samping itu, dirinya turut mengapresiasi antusiasme warga Kota Semarang yang telah mendaftarkan diri menjadi PTPS Pemilu 2024. Bahkan terlihat di sosial media Bawaslu Kota Semarang masih dipenuhi dengan berbagai pertanyaan seputar petugas TPS tahun ini.

Baca juga:  Tanamkan Pendidikan Karakter pada Siswa lewat Kurban

“Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat berdemokrasi tumbuh dengan baik. Setelah nantinya mereka terpilih akan ada pelatihan yang wajib diikuti sebelum melaksanakan tugas pengawasan,” terangnya.

Dirinya berharap, dari proses rekrutmen ini akan didapatkan kualitas SDM yang unggul dan petugas TPS mampu menjaga integritas dan netralitas. Terutama dalam mengawasi proses pemungutan dan perhitungan suara. (cr7/mg4)