Pushbike Mampu Jadi Media Dakwah Masa Depan

FOTO BERSAMA: Para peserta workshop Pushbike yang diselenggarakan oleh LPO Muhammadiyah, di lantai dasar Masjid Islamic Center UAD, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan Workshop Pushbike, melibatkan lebih dari 60 peserta anak Kepala Taman Kanak-kanak ‘Aisyiyah Bustanul Athfal se-Yogyakarta. Dengan harapan, menjadi wadah pengembangan olahraga anak-anak dan wujud media dakwah, dalam implementasi Muktamar Muhammadiyah.

Gelaran yang diinisiasikan bersama Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta ini, berawal dari kepopuleran jenis olahraga sepeda roda dua tanpa pedal yang digemari anak-anak.

Ketua LPO PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto menekankan, pentingnya bermain yang efektif untuk meningkatkan perkembangan motorik anak. Menurutnya, pushbike tidak hanya memberikan energi, tetapi secara tidak langsung berkontribusi pada perkembangan fisik motorik mereka.

Baca juga:  Prayata IX Ajang Pembentukan Karakter Pelajar DIY

“Untuk merangsang indra pada tubuh anak-anak, mereka dapat bermain salah satunya melalui pushbike. Agar dapat mengeksplorasi lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, melalui permainan ini, anak-anak dinilai dapat meningkatkan kompetensi. Baik melalui kejuaraan tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, pushbike juga dapat menjadi media pengembang olahraga dan dakwah.

“Dengan adanya pushbike, kedepannya permainan ini dapat menjadi wadah pengembangan olahraga anak-anak. Sekaligus, menjadi wujud media dakwah dalam mengimplementasi Muktamar Muhammadiyah,” pungkasnya.(suf/sam)