Sekolah tidak Temukan Tanda Gangguan Mental Siswi SMP Semarang yang Bunuh Diri

NAMPAK DEPAN: Gerbang masuk SMPN 22 Semarang, Rabu (10/1/24). (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pada Selasa (9/1/2024) pukul 05.00, seorang gadis berinisial AKA (13) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri di teras belakang rumah, tepatnya di Kecamatan Gunungpati. Diketahui, ia merupakan siswi Sekolah Menengah Negeri (SMPN) 22 Semarang.

Kepala SMPN 22 Semarang, Muslimin menyebut bahwa ia belum mengetahui detail kronologi bunuh diri yang dilakukan siswanya. Pihaknya juga tidak melihat tanda-tanda gangguan mental pada AKA.

“Di sekolah baik-baik saja tidak ada yang gimana-gimana,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng, Rabu (10/1/24).

Baca juga:  Meriahkan Bazar UMKM Banyumanik, KKN Posko 22 UIN Walisongo Gali Nilai-nilai Moderasi Beragama

Dengan adanya kejadian ini, kata dia, SMPN 22 Semarang siap mendengarkan anak-anak yang mempunyai masalah di sekolah melalui bimbingan konseling (BK). Seluruh siswa diimbau agar bisa bercerita dengan guru BK atau wali kelasnya apabila memiliki masalah pribadi atau mental yang belum terselesaikan. Hal itu dilakukan supaya pihak sekolah dapat membantu siswa mengatasi persoalan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Bambang Pramusinto meminta kepada seluruh siswa di Kota Semarang untuk memanfaatkan fasilitas dari Pemkot Semarang yakni Rumah Duta Revolusi Mental (RDRM). Tujuannya untuk memperkuat mental pelajar di Kota Semarang.

Baca juga:  21 Peserta Siap Ikuti Pemilihan Duta Baca Kota Semarang

“Selain itu juga sudah ada gerakan-gerakan anti bullying dan anti kekerasan termasuk penguatan mental pelajar,” ujarnya.

Kedepan, kata Bambang, pihaknya akan lebih memaksimalkan lagi pemantauan terhadap perkembangan mental anak. Di antaranya dengan berkolaborasi dengan satuan pendidikan (satpen) dengan berbagai stakeholder.

“Ada satpen yang paham berkolaborasi dgn masyarakat setempat. Tapi ada juga yang belum paham jadi masih eksklusif mengerjakan tugas-tugas pembelajaran sendiri. Nah ini yang nanti kita kuatkan,” pungkasnya. (cr7/mg4)