Kudus  

UMK Beri Aplikasi BASWARA ke Desa Gulang

SAH: Pelaksanaan penandatanganan antara Universitas Muria Kudus (UMK) dan Desa Gulang, Rabu (10/1/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Desa Gulang ditunjuk menjadi desa binaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muria Kudus (LPPM UMK). Keduanya sepakat menandatangani Perjanjian Kerja sama (PKS) sebagai mitra penelitian dan pengabdian masyarakat.

Penandatanganan ini sebagai tindak lanjut dan penghargaan terhadap Desa Gulang yang menjadi Juara III Nasional Kategori Sistem Pendukung Mitra Berkelanjutan. Yakni dalam ajang Abdidaya Ormawa 2023.

Abdidaya Ormawa merupakan ajang bergengsi yang melibatkan organisasi kemahasiswaan perguruan tinggi se-Indonesia dengan mengajukan proposal Program Penguatan Kapasitas (PPK) Ormawa. Pemdes Gulang merupakan mitra dari UMK telah berjalan kurang lebih dua tahun.

Baca juga:  Menteri AHY Resmikan Implementasi Sertifikat Tanah Elektronik di Provinsi Jawa Tengah

Melalui Kerja sama keduanya, Pemdes Gulang berhasil menyabet Juara III. Karena telah menjadi mitra dari UKM FIMA dengan penelitian yang dikembangkan berjudul Bank Sampah Warga (BASWARA). Yang mana, merupakan aplikasi buatan mahasiswa yang bertujuan untuk mengelola dan memilah sampah guna menjaga kelestarian lingkungan.

Rektor UMK, Darsono menjelaskan, untuk sampah non organik seperti botol plastik, kardus, dan kaleng dapat dikumpulkan dan didaur ulang. Melalui BASWARA, sampah yang dikumpulkan akan ditimbang dan diberi harga sesuai dengan harga per kilo yang ditawarkan.

Masyarakat yang mengumpulkan sampah akan dibuatkan akun sebagai nasabah. Hal ini bertujuan sebagai sistem informasi data saldo sampahnya.

Baca juga:  Alumni Muallimat Gelar Pelantikan dan Santunan Yatama

Alhamdulillah melalui kolaborasi dan kerja sama yang baik, kita berhasil memperoleh hasil yang sangat membanggakan. Karena dapat menorehkan prestasi Nasional,” ucapnya.

Ia menambahkan, kolaborasi ini semoga tidak menjadi yang terakhir. Namun menjadi awalan demi kemajuan Bersama. Serta memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menciptakan aplikasi BASWARA dan kedepan akan memfasilitasi pelabelan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) terhadap karya yang telah dibuat

“Ini bukanlah pertama dan terakhir, namun ini adalah awalan untuk torehan-torehan prestasi dimasa yang akan datang. Kita akan kawal dan bantu pembuatan HAKI, semoga aplikasi BASWARA ini akan membawa kebermanfaatan bersama,” tukasnya.

Baca juga:  Karena Rusak, Warga Terima Bantuan Rumah Sederhana Layak Huni

Sementara itu, Kepala Desa Gulang Aris Subkhan mengapresiasi UMK. Karena telah menunjuk Desa Gulang sebagai mitra kerja sama.

Melalui aplikasi BASWARA juga sangat membantu pengelolaan sampah dari warga. Jika di terapkan dengan bagus juga akan membantu perekonomian bersama.

“Terimakasih kepada UMK karena telah memilih kami sebagai mitra. Kita juga tidak menyangka dapat membawa pulang juara pada Abdidaya Ormawa di Jember,” pungkasnya. (adm/fat)