Pemerintah Lanjutkan BLT Dana Desa untuk Warga Miskin

TERIMA: Warga Sleman saat antre untuk menerima BLT yang diberikan oleh pemerintah, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Sleman memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa masih dilanjutkan di tahun ini. Adapun besaran bantuan Rp300.000 untuk setiap keluarga penerima manfaat.

Sub Koordinator Keuangan Kalurahan, Dinas PMK Sleman, Ratnaningsih mengatakan, alokasi Dana Desa yang bersumber dari APBN yang diterima untuk 86 kalurahan di Bumi Sembada sebesar Rp123,08 miliar. Jumlah tersebut, lebih banyak dibandingkan alokasi di 2023 sebesar Rp121,7 miliar.

Saat ini, penggunaan sudah ada petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat. Rencananya, pagu tersebut dipergunakan untuk program prioritas di kalurahan seperti penyaluran BLT, ketahanan pangan, penanganan stunting dan pemberdayaan BUMDes.

Baca juga:  Wakil DPRD Sleman Harap Pileg 2024 Hasilkan Anggota Dewan Kompeten

“Empat program ini menjadi prioritas. Setelahnya, baru dipergunakan untuk urusan lain di setiap kalurahan,” terangnya, Kamis (11/1).

Ia juga mengungkapkan, penyaluran BLT Dana Desa sudah dilaksanakan sejak adanya pandemi Covid-19. Untuk porsi alokasi untuk tahun ini lebih longgar dikarenakan maksimal pagu yang disediakan sebesar 25% dari dana desa yang diterima.

“Jadi boleh mengalokasikan 5%, 10% karena yang terpenting tidak melebihi 25%. Kalau tahun lalu, alokasinya ditetapkan antara 10-25% dari dana desa yang diterima,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Taman Martani, Kalasan Gandang Hardjanata menambahkan, sudah mendapatkan alokasi Dana Desa dari APBN di 2024. Total pagu yang diterima di tahun ini sebesar Rp1,4 miliar.

Baca juga:  Hidupkan Optimisme dan Semangat

Menurutnya, pemanfaatan sudah ada pedoman dari Pemerintah Pusat. Salah satunya digunakan untuk penyaluran BLT Dana Desa sama seperti di tahun-tahun sebelumnya.

“Penyaluran ini, sudah menetapkan sebanyak 25 penerima yang berasal dari keluarga miskin ekstrem di Kalurahan Tamanmartani. Setiap bulannya mendapat bantuan sebesar Rp300.000 yang diberikan selama satu tahun,” katanya.

Sehingga, kata dia total yang akan dialokasikan sebesar Rp90 juta. Pasalnya, hal itu, sudah sesuai dengan ketentuan untuk alokasi BLT Dana Desa yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

“Pagu tidak hanya untuk penyaluran BLT. Namun, ada juga untuk penanganan stunting, ketahanan pangan, pengelolaan BUMDes hingga program-program prioritas milik kalurahan,” tandasnya. (bam/all)