Tekankan Pentingnya Sabuk Keselamatan di Angkutan Umum

Pakar Transportasi sekaligus Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno
Pakar Transportasi sekaligus Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Selama Desember 2023 lalu telah terjadi dua kecelakaan tunggal bus. Pertama, kecelakaan bus PO Handoyo yang terjadi di simpang susun Jalan Tol Cikampek dan Tol Cipali pada Jumat (15/12/2023). Akibatnya, 12 penumpang tewas, satu di antaranya anak berumur 7 tahun. Sementara itu 1 orang menderita luka berat dan 8 lainnya mengalami luka ringan.

Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Dalam peristiwa itu, 6 orang penumpang bus antarkota antarprovinsi dinyatakan tewas. Tepatnya pada Minggu (31/12/2023) malam.

Menanggapi hal itu, Pakar Transportasi sekaligus Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno mengatakan bahwa penggunaan sabuk keselamatan sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna angkutan umum. Menurutnya, kecelakaan lalu lintas dapat saja terjadi kapan saja, namun tingkat fatalitas masih dapat diminimalisasi.

Baca juga:  REZtricted Rooftop Lounge: Destinasi Kuliner Baru dengan Sajian Argentina di Semarang

“Perlu adanya peningkatan keselamatan pada pengendara (mobil) dengan pakai sabuk pengaman. Karena penggunaan sabuk pengaman telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 74 Tahun 2021 tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor,” ucapnya saat dihubungi Joglo Jateng, belum lama ini.

Dalam produk hukum ini, kata Djoko, penggunaan sabuk keselamatan tidak hanya untuk pengemudi, namun juga bagi para penumpang. Meski begitu, masih banyak orang yang abai terhadap aturan tersebut meski mengancam keselamatannya.

“Penumpang yang tidak menggunakan sabuk pengaman telah menyebabkan penumpang terlempar keluar bus ketika terjadi kecelakaan,” jelasnya yang juga Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat.

Baca juga:  Dewan Tegaskan Aturan Pemanfaatan BMD

Ia berharap, kecelakaan yang menyebabkan banyak korban meninggal tidak terulang kembali. Untuk itu, pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang mengatur tentang keamanan pengguna angkutan umum.

“Sudah saatnya pemerintah harus tegas. Sudah cukup ada korban akibat tidak mengenakan sabuk pengaman seperti ini. Jangan terulang kembali kecelakaan yang sama dengan korban yang sama pula,” pesannya. (cr7/mg4)