SDN Wiyoro Kenalkan Siswa Berwirausaha

MEWARNAI: Salah satu siswi SDN Wiyoro saat melakukan proses pewarnaan tas jinjing menggunakan daun pepaya. (DOK.PRIBADI/JOGLO JOGJA)

TIDAK hanya melakukan proses belajar mengajar di kelas, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wiyoro, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, kenalkan siswa-siswinya untuk berwirausaha. Pengenalan tersebut dimulai dari proses pembuatan produk sampai cara memasarkannya.

Kepala SDN Wiyoro Yasmani menyampaikan, siswa-siswi diajarkan berwirausaha dengan harapan menjadi sarana pengenalan terhadap dunia wirausaha. Baik dari segi tata cara produksi hingga ke tangan konsumen.

“Jadi pengenalan ini kami kemas dengan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan market day. Siswa-siswi kami belajar bagaimana caranya membuat produk serta memasarkannya,” terangnya.

Baca juga:  MTsN 9 Bantul Tebar Kasih Sayang lewat Pembagian Sembako

Menurutnya, dalam program P5 tersebut pihaknya juga sengaja menggunakan barang bekas atau sampah yang sudah tidak terpakai, sebagai bahan pembuatan produk. Hal itu bukan semata lantaran murah, tapi merupakan perwujudan dari mencintai lingkungan.

“Alasan memilih bahan bekas untuk membantu mengurangi sampah. Makanya, dari sedini mungkin kami mengajarkan anak-anak mengelolanya menjadi barang berharga dan bernilai jual,” ujarnya.

Adapun produk yang di hasilkan, yaitu ecoprint berupa tas jinjing yang menggunakan pewarna daun. Kemudian ada ecobrick, bantal dari potongan kertas, plastik, akuaponik dan beberapa produk lainnya.

Baca juga:  UMY Wakili Indonesia di International University Debating Championship di Qatar

“Rencana ke depan, produk yang dihasilkan siswa-siswi ini akan kami pamerkan. Tentunya, dengan harapan kami produk tersebut bisa laku di jual,” pungkasnya.(nik/sam)