Asah Kolaborasi dengan Praktik Memasak Kearifan Lokal

MASAKAN: Siswa Kelas 7 MTsN 6 Sleman saat praktik memasak kearifan lokal di ruang sekolah, belum lama ini. (DOK.PRIBADI/JOGLO JOGJA)

DALAM melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P5P2RA), MTsN 6 Sleman melaksanakan praktik memasak dengan kearifan lokal. Hal itu dilakukan secara berkelompok oleh siswa kelas 7, untuk mengasah keterampilan, mengolah rasa, kolaborasi dan kerja sama anatar satu tim dengan lainnya.

Guru pembimbing P5P2RA MTsN 6 Sleman Saptini mengatakan, siswa kelas 7 akan dilakukan pengundian. Di mana para peserta didik secara berkelompok melakukan riset pengamatan ragam menu masakan berdasarkan daerah yang didapatkannya. Kemudian, mereka menentukan dua jenis makanan dan minuman yang akan diolah.

Baca juga:  Joko Tepis Isu Rekomendasi DPP PDIP

“Siswa kita latih mengasah keterampilan, mengolah rasa, kolaborasi dan kerja sama anatar satu tim. Selain itu, higienisnya dalam persiapan, pengolahan hingga pembersihan alat dan tempat selama proses memasak menjadi poin yang juga dipelajari oleh para peserta,” tuturnya.

Adapun aneka ragam masakan yang dibuat oleh siswa, ada ayam cincane, es lidah buaya Kalimantan, klepon, wedang jahe, sate lilit, es ruwut, ketoprak dan masih banyak lagi. Di mana para siswa membutuhkan waktu 60-90 menit, untuk mengolah hingga menyajikan masakan.

Pihaknya menambahkan, dengan P5P2RA terkait bahan dasar alami berbasis kearifan lokal tiap daerah ini, selain mengasah keterampilan juga menguatkan wawasan peserta didik tentang kekayaan nusantara.

Baca juga:  Biasakan Berbahasa Asing, Siswa SD Masehi Kudus Praktik Berjualan dengan Logat Bahasa Inggris

“Mereka ternyata bisa praktik di luar ekspektasi, bisa bersih dalam pengolahan dari sebelum hingga selesai. Serta punya solusi ketika ada sisa bahan makanan untuk ditindak lanjuti jadi bentuk lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu siswa, Kila menyampaikan, bersama kelomponya membuat klepon. Lantaran dirasa cara pembuatannya mudah dilakukan. “Kami menentukan menu klepon karena bahan-bahannya sederhana dan mudah diperoleh,” ujarnya.(riz/sam)