SMPN 9 Banguntapan Ciptakan Lingkungan Belajar Aman

TAWARKAN: Salah satu stand yang disediakan SMPN 9 Banguntapan tengah menawarkan jualannya kepada konsumen, belum lama ini. (MUHAMMAD ABU YUSUF AL BAKRY/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jateng – Memasuki usia 29 tahun, SMPN 9 Banguntapan tengah mempersiapkan lingkungan belajar yang aman. Langkah ini diambil agar dapat meningkatkan tingkat belajar siswa di kemudian hari.

Kepala SMPN 9 Banguntapan, Suci Wijayanti mengungkapkan, melalui bertambahnya usia tersebut, pihak sekolah mewajibkan peserta didik tidak membawa kendaraan pribadi di lingkungan sekolah. Tujuannya untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan yang bisa muncul dari aktivitas di luar sekolah,

Untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan yang bisa muncul dari aktivitas di luar sekolah, kami telah melakukan deklarasi di hadapan pihak terkait. Seperti danramil, kapolsek, ketua komite, ketua dukuh, dan lurah,” ungkapnya.

Baca juga:  Lentera Pustaka Miliki Taman Baca, E Book Hingga Lab Agama

Ia menambahkan, sekolah menegaskan untuk tidak ada kelompok geng yang diperbolehkan beroperasi di lingkungan maupun di luar sekolah. Hal ini dilakukan agar menciptakan lingkungan belajar tanpa gangguan yang merugikan.

“Melalui momen bertambahnya usia juga menjadi ajang dalam memperkuat hubungan antara siswa dan keluarga. Dengan menyelenggarakan jalan sehat bersama orang tua murid,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Suci, melalui kolaborasi alumni, paguyuban orang tua (POT), dan warga masyarakat sekolah, SMPN 9 Banguntapan mampu bersama-sama menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman dan nyaman. Sehingga bisa menjadikan semangat untuk berproses.

Baca juga:  Last Minute, Haris Resmi Daftar Cawabup Sleman

“Dalam perjalanan 29 tahun berdiri, harapannya kita dapat menggali semangat baru. Terutama melibatkan peran orang tua secara maksimal,” ujarnya.

Sebagai alumni pertama, Wahono, memiliki harapan besar untuk kemajuan SMPN 5 Banguntapan dari tahun ke tahun. Dirinya mendukung semua program yang sedang dikembangkan sekolah dan berharap agar terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Harapannya agar adik-adik di kelas dapat meningkatkan minat belajar mereka. Sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang semakin inspiratif dan produktif,” imbuhnya. (suf/sam/adf)