Kudus  

Berjalan Meriah, Pemkab Jadwalkan Gebyar PKL Kudus Digelar Rutin

DUKUNG: Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie menyempatkan diri untuk membeli dagangan salah satu PKL dalam Gebyar PKL, beberapa waktu lalu. (ANTARA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten Kudus, menjadwalkan gebyar PKL digelar setiap tahun. Lantara agenda ini dinilai sebagai sarana hiburan masyarakat sekaligus sebagai ajang promosi dan pemasaran produk-produk lokal Kudus agar semakin dikenal.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie memuji antusias masyarakat yang hadir dalam pelaksanaan Gebyar PKL 2024. Bahkan, kesuksesan agenda ini memberikan manfaat yang signifikan bagi para PKL dan pelaku UMKM. Dimana mereka mengalami peningkatan transaksi jual beli selama kegiatan berlangsung.

“Kami menilai, kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan setiap tahunnya. Tentunya sangat cocok untuk sarana hiburan masyarakat, juga sarana pemasaran produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal,” kata Pj Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie.

Baca juga:  PEKA Muria Genap Setahun Jaga Ekosistem Biodiversity Hutan

Gebyar PKL sendiri digelar pada 6-13 Januari 2024 di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jalan Dr. Ramelan, hingga Jalan Sunan Kudus. Menurutnya agenda tersebut tidak pernah sepi pengunjung setiap harinya.

APRESIASI: Pj Bupati Kudus, Muhamad Hasan Chabibie mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan Gebyar PKL 2024, belum lama ini.

Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan Kudus Andi Imam Santoso mengatakan, gebyar PKL bisa berjalan dengan lancar dan tertib. Bahkan, kata dia, gebyar PKL juga mampu menarik minat dan antusias masyarakat untuk mengunjunginya, baik dari dalam daerah hingga luar daerah.

Gebyar PKL yang diselenggarakan selama sepekan tersebut, diikuti oleh 160 PKL kinjeng atau PKL keliling. Kemudian ada 100 PKL yang menetap, dan 140 PKL tenda. Ia berharap besarnya perputaran roda perekonomian dalam gebyar UMKM, memberikan dampak positif bagi geliat ekonomi di Kudus.

Baca juga:  Sandung Nyatakan Kesiapannya Maju di Pilkada Kudus

“Sementara jumlah pengunjung mencapai kurang lebih 5.000 orang dengan perputaran uang mencapai Rp 750 juta per hari,” ujarnya. (ara/fat)