Kudus  

Bea Cukai Kudus Yakin Perolehan Penerimaan Negara Tercapai di 2024

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Moch Arif Setijo Noegroho saat ditemui disela kesibukannya. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Kantor Bea Cukai Kabupaten Kudus sangat menyakini untuk perolehan penerimaan negara akan tercapai di 2024. Namun, capaian tersebut harus dikerjakan secara maksimal dengan mengajak kerja sama semua elemen dan stakeholder terkait di Kota Kretek.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus Moch Arif Setijo Noegroho mengaku optimis di 2024, perolehan penerimaan negara dapat tercapai. Tetapi, pihaknya meminta bantuan kepada semua stakeholder untuk meraih itu. Mengingat, dari perhitungan target jajarannya, untuk bayangannya masih tergambar dengan trend produksi di Kudus.

Baca juga:  Jalan Sehat Jadi Puncak Dies Natalis UMK ke 44

“Sebelumnya target kami Rp 38,1 trilliun. Tapi masih belum resmi keluar yang target baru, kira-kira naiknya Rp 44 trilliun. Tapi kalau Rp 44 trilliun kemungkinan bisa tercapai,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, belum lama ini.

Lebih lanjut, untuk 2023 kemarin, capaian target Bea Cukai sebanyak Rp 38,1 trilliun. Namun, hal tersebut dapat terlampaui sebesar Rp 40,2 trilliun. Jika dipersentasekan untuk capaiannya sebesar 105,6 persen, kelebihannya 2 trilliun lebih. Hal itu bersumber dari cukai rokok semua.

“Kalau melihat trend tahun lalu kemungkinan golongan satu kan turun. Tetapi tarif naik. Tapi kemungkinan penerimaan cukai kalaupun turun juga sedikit, kalau naik sedikit sekali. Kalau untuk SKM golongan 2 kemungkinan tren masih naik. Sehingga berharap ada tambahan dari itu,” tukasnya.

Baca juga:  Menteri AHY Resmikan Implementasi Sertifikat Tanah Elektronik di Provinsi Jawa Tengah

Sementara untuk SKT, semua golongan trend produksinya semua positif. Bahkan, kenaikan SKT golongan satu, tahun lalu sekitar 5 milliar batang. Demikian juga SKT golongan 2 dan 3 jika naik semua. Untuk golongan 2 tidak sampai 1 milliar. Jika golongan 3 naiknya 3 milliar batang.

“Dari situ dari kenaikan produksi dan tarif, kita harapkan bisa mencapai target,” pungkasnya. (adm/fat)