Diterjang Hujan Angin, Gudang KPU Pemalang Bocor

LIPAT: Beberapa petugas pelipatan surat suara dengan berhati-hati mengecek seluruh sudut surat memastikan tidak ada kerusakan, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Gudang Surat Suara KPU Kabupaten Pemalang bocor akibat diterjang hujan angin pada Rabu (17/1) sore. Hal tersebut mengakibatkan sejumlah surat suara, terutama DPRD Kabupaten rusak akibat basah terkena air rembesan, dan terpaksa para petugas pelipatan surat suara diliburkan untuk sterilisasi tempat selama satu hari.

Ketua KPU Kabupaten Pemalang Agus Setiyanto mengatakan, kejadian ini merupakan musibah untuk KPU Pemalang, di mana petugas mendapati adanya kebocoran pada pukul empat sore setelah adanya hujan angin yang terjadi selama beberapa jam. Penemuan ini mengejutkan KPU, karena seluruh pelaksanaan telah sesuai SOP namun karena faktor alam, sehingga ada kebocoran.

Baca juga:  Lantik TP PKK Kecamatan, Sinergitas Mampu Turunkan Stunting

“Karena adanya hujan deras dengan angin kencang, kita (KPU Pemalang, red) langsung menyisir seluruh tempat penyimpanan pada pukul 4 sore. Bertepatan selesainya jam kerja para petugas pelipat, ternyata ada kebocoran jadi langsung kita amankan seluruh surat suara dalam satu bilik yang bocor,” ucapnya.

Pada kejadian tersebut, pihaknya langsung melakukan penyortiran surat suara agar mengetahui berapa jumlah yang rusak dan masih layak. Namun ia memastikan jumlah surat suara yang rusak tidak banyak, dan tidak akan berpengaruh pada pelaksanaan pemungutan suara pada 14 Februari nanti.

Baca juga:  IPM Pemalang Terbawah se-Jateng

Sementara itu, Agung Budi Nugroho selaku Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM menuturkan, dampak kejadian ini KPU Pemalang terpaksa meliburkan seluruh petugas pelipatan selama sehari. Sehingga proses sterilisasi dan penyortiran ulang bisa dilakukan dengan cepat untuk menginvestasikan jumlah surat suara.

“Benar kemarin bocor, dan kita liburkan sementara petugas pelipatan. Mudah-mudahan seluruh sterilisasi dan inventarisasi bisa cepat selesai jadi proses pelipatan bisa dimulai kembali,” tuturnya. (fan/abd)