Demak  

Sukseskan PIN Polio 2024, Mahasiswa UIN Walisongo Turun Berkolaborasi dengan Tenaga Kesehatan Desa Pundenarum

PEDULI: Bupati Demak Eisti’anah saat memberikan vaksin polio ke salah satu anak di wilayah tersebut. (HUMAS/JOGLO JATENG)

DEMAK, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-17 UIN Walisongo Semarang turun tangan secara aktif dalam mendukung Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 melalui kerja sama dengan tenaga kesehatan Desa Pundenarum, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak.

Para mahasiswa membawa semangat keberlanjutan program kesehatan guna menjaga generasi emas bangsa, sementara tenaga kesehatan desa menyediakan panduan dan keahlian praktis mereka.

Selamat Idulfitri 2024

“Imunisasi polio ini bertujuan di antaranya untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak dari penyakit polio. Dan juga mengurangi risiko yang ditimbulkan jika terjangkit,” kata Sulastri, tenaga kesehatan setempat, Kamis (18/01/2024).

Baca juga:  Optimalkan Pelayanan di Tengah Musibah Banjir, Bank Jateng Cabang Demak Buka Layanan Mobil Kas Keliling 

Pada tahap ini kegiatan dilaksanakan di tujuh lembaga pendidikan dan tujuh pos pelayanan terpadu (posyandu).

Melalui koordinasi yang baik antara mahasiswa dan tenaga kesehatan desa, program imunisasi mencapai tingkat cakupan yang tinggi di seluruh Pundenarum.

Sebanyak 804 anak-anak mendapatkan perlindungan melalui vaksinasi polio yang dilaksanakan selama 4 hari berturut-turut sejak 15 Januari 2024.

Masyarakat Pundenarum menunjukkan partisipasi yang positif dalam kegiatan ini. Dengan antusiasme, mereka mendukung program imunisasi dan bersedia untuk mengantarkan anak-anaknya mengikuti program imunisasi.

Kolaborasi yang sukses antara mahasiswa KKN MIT-17 UIN Walisongo dan tenaga kesehatan Desa Pundenarum tidak hanya mendukung suksesnya PIN Polio 2024. Tetapi juga menciptakan hubungan yang positif antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Baca juga:  Dandim 0716 Demak Gelar Acara Kenaikan Pangkat dan Purna Tugas

Langkah ini menunjukkan potensi besar dari keterlibatan mahasiswa dalam membawa perubahan positif di tingkat lokal. (alip/adf)