Bebaskan Siswa Gali Potensi dengan Ekstrakulikuler

BEBAS: Salah satu siswa MTsN Sleman saat mengikuti ekstrakulikuler usai pembelajaran di kelas, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

MADRASAH Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Sleman memiliki cara unik untuk menggali potensi siswa. Dengan memberikan kebebasan kepada masing-masing anak didik melalui ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Pasalnya, memiliki potensi dan membutuhkan cara yang berbeda-beda untuk memaksimalkannya.

Kepala MTsN 6 Sleman Jazim Kholis mengungkapkan, saat ini fokus mendorong perkembangan minat dan bakat siswa-siswi sebanyak-banyaknya. Dalam hal ini, sekolah mempunyai atensi besar, selalu memberikan akses dan fasilitas untuk mengembangkan potensi peserta didiknya.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya terwujudnya visi sekolah agar menjadi yang terbaik,” terangnya.

Baca juga:  Kemenag DIY: Lima Jemaah Haji Meninggal karena Komorbid & Cuaca Ekstrem

Jazim menuturkan, mencapai visi itu, pembelajaran tidak hanya terfokus pada aspek pengetahuan siswa. Namun bagaimana dapat menggali bakat atau potensi sesuai passion yang dimiliki.

“Maka program ekstrakurikuler kami maksimalkan. Jadi siswa bisa bebas memilih apa yang disukai dan kami dukung untuk pengembangan minat yang dimiliki tersebut,” ungkapnya.

Bahkan atas dorongan itu, sejumlah prestasi kejuaraan di bidang non akademik dominan diraih siswa pada cabang olahraga, seperti renang, pencak silat, dan taekwondo. Menurutnya, itu menjadi torehan prestasi yang membanggakan, sekaligus memperpanjang daftar prestasi MTsN 6 Sleman.

Baca juga:  Melebihi Kuota, PPDB SMP 1 Kaliwungu Membludak

Ia menambahkan, MTsN 6 Sleman yang notabene madrasah akademik tidak menutup kesempatan bagi para siswanya untuk menyalurkan keterampilan dan kemampuan minat bakat di bidang non akademik. “Tentu kami akan selalu mendukung dan membuka lebar kesempatan para siswa agar berprestasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Staf Kesiswaan MTsN 6 Sleman Nur Huda Kurniawan menambahkan, ekstrakulikuler aktif di helat usai KBM berakhir dan banyak sekali yang ditawarkan. Seperti Voli, basket, hadroh, panahan, public speaking dan sepuluh jenis ekskul lainnya, merupakan ragam yang dapat diikuti khusus oleh seluruh siswa kelas 7 dan 8.

Baca juga:  Incumbent Wajib Cuti saat Kampanye

“Pada semester genap hanya siswa kelas 7 dan 8 yang aktif mengikuti ekstrakurikuler. Karena program Kompetisi Mandiri Siswa untuk kelas 9 sudah dimulai,” tuturnya.

Sedangkan, ajang ekstrakurikuler adalah kegiatan yang paling dinanti para siswa, setelah melalui rutinitas belajar selama lima hari. Salah satunya Tegar siswa kelas 8 sekolah tersebut. Menurutnya, adanya hadroh dapat menyalurkan bakat minatnya. “Saya ikut hadroh karena seru. Selain bisa nyanyi melagukan selawat juga belajar main alat,” ucapnya.(bam/sam)