Kudus  

Kesalahan Administrasi, KPU Kudus Verivikasi Ulang Ratusan Anggota KPPS

Komisioner KPU Kudus, Muhammad Mawahib.
Komisioner KPU Kudus, Muhammad Mawahib. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus akan melakukan verifikasi ulang kepada ratusan calon anggota KPPS yang telah direkrut beberapa waktu lalu. Hal itu buntut dari kesalahan administrasi yang ditemukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kudus baru-baru ini.

Komisioner KPU Kudus, Muhammad Mawahib mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengingatkan hal itu. Pihaknya mengakui ada kesalahan administrasi. Nantinya hal tersebut akan ditindaklanjuti.

“Untuk kesalahan itu, murni kurang pemahaman dari teman-teman. Dengan adanya saran perbaikan yang diberikan teman Panwascam, karena saran dari panwas, terus di sampaikan temen bawaslu,” ungkapnya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  Kudus Book Party: Nongkrong Seru Sambil Berbagi Ilmu dan Cinta Buku

Dengan demikian, pihaknya menyampaikan, penyelenggara pemilu di Kudus bisa bersinergi dan saling berjalan satu sama lain. Ia juga memberikan jawaban mengenai jumlah pendaftar yang cukup banyak menggunakan ijasah SMP mereka SMA.

“Awalnya peserta kurang, sehingga dengan inisiatif itu temen-temen merekrut dengan metode berpengalaman. Yang sudah beberapa kali menjadi panitia lalu metode calistung. Cuman kurang memahami tentang administrasi. Total ada 123 yang terdeteksi. Itu kayanya sudah maksimal,” tandasnya.

Selain itu, menurut informasi ada yang umurnya kurang, tapi setelah diklarifikasi tidak. Hanya saja ada salah persepsi. Sedangkan terkait hubungan perkawinan diantara calon anggota KPPS, hal itu akan segera dilakukan pergantian.

Baca juga:  Bangunan SD 4 Margorejo masih Aset Pemerintah

“Kalau kasus di Undaan kemarin dari suami sudah di PPS atau sudah mendaftar KPPS. Tapi istri mendaftar pengawas itu kan gak boleh. Makanya salah satu harus milih. Saat ini ada beberapa kekosongan, baik mundur dan sakit kita akan segera tindaklanjuti,” bebernya.

Ia melanjutkan, pada waktu 31 Desember 2023 hingga 23 Januari 2024 adalah masa perbaikan. Banyak calon anggota KPPS yang keluar dengan berbagai alasan. Namun, semua itu nanti akan dicarikan pengganti.

“Nanti untuk 24 Januari 2024 adalah waktu penetapan. Untuk pelantikan tanggal 25 Januari 2024,” pungkasnya. (adm/fat)