Pemkot Yogyakarta Siap Lakukan 15 Program Strategis 2024

Pj. Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo
Pj. Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta siap melakukan 15 program strategis di 2024. Di mana sektor pengolahan sampah menjadi salah satu program utama yang dilakukan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengungkapkan, dalam pembangunan proyek strategis itu, sektor persampahan memang menyedot anggaran cukup signifikan. Sehingga akan dilakukan pembuatan hanggar penataan landscape Tempat Pembuangan sampah terpadu (TPST) Piyungan.

“Berkaitan dengan pengolahan sampah yaitu renovasi hanggar dan penataan landscape di TPS Piyungan. Dengan Pagu anggaran sebanyak Rp 2.8 miliar,” ungkapnya.

Baca juga:  Tingkatkan Keberlangsungan Lingkungan, MAN 4 Sleman Ajak Siswa Menanam

Selain itu, Pemkot Yogyakarta melakukan peningkatan kapasitas di TPS3R Nitikan dengan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar. Serta Reduce, Reuse, Recycle TPS3R Karangmiri sebesar Rp 5,3 miliar. “Saat ini, TPS 3R Nitikan sudah beroperasi berkapasitas pengolahan sampah 30 ton per hari, yang ke depannya bakal ditingkatkan jadi 40 ton,” jelasnya.

Menurutnya, selain itu juga ada penataan pemukiman Pringgokusuman RW 03 yang dianggarkan Rp 2,75 miliar. Pembangunan Jalan Gedong Kuning sisi selatan Rp 9 miliar, penataan pemukiman kumuh Terban RW 01 Rp 3,4 miliar dan pembangunan gedung SMPN 10 Yogyakarta Rp 5 miliar.

Baca juga:  Akademisi UGM Soroti Kebijakan Politik Luar Negeri Capres

Kemudian, pembangunan drainase di Jalan Kranon Nitikan Rp 3,5 miliar, pembangunan Puskesmas Kraton Rp 5,8 miliar, Puskesmas Pakualaman Rp 8,3 miliar, renovasi RSUD Rp 20 miliar. Serta, pembangunan lanjutan Graha Budaya Embung Giwangan Rp 26,2 miliar.

“Pembangunan SD Negeri 1 Jetis juga kami anggarkan sebesar Rp 4,2 miliar, SD Negeri Widoro Rp 4 miliar dan belanja modal gedung kantor perpustakaan Rp 4,3 miliar,” bebernya.

Singgih menambahkan, saat ini sedang dalam proses lelang dan berharap agar tidak ada kendala sehingga pembangunan segera dilaksanakan. Program tersebut yang paling diutamakan adalah penanganan sampah.

Baca juga:  Pemkab Sleman Fasilitasi 35 Sekolah Berkunjung ke Museum TNI AU

“Kami harapkan pertengahan Januari ini sudah menyelesaikan, agar seluruh aktivitas pengolahan sampah di Kota Yogyakarta bisa berjalan. Program strategis yang bersumber dari beberapa anggaran yaitu APBD, Dana Keistimewaan (Danais) dan Dana Alokasi Khusus (DAK),” pungkasnya.(riz/sam)